Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Nasional · 8 Apr 2026 ·

Harga Avtur Naik, Wamenhaj: Perintah Presiden Jangan Bebankan pada Jamaah, Negara Anggarkan 1,77 T


 Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ist Perbesar

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ist

Kemenhaj – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menanggung harga avtur pesawat udara agar tidak membebani para  calon jamaah haji.

“Memang ada kenaikan avtur sangat signifikan, tapi perintah Presiden adalah beliau tidak menginginkan ada beban yang berat untuk jamaah haji,” Ungkap Dahnil di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Selasa (07/4/2026).

Menurut Dahnil, kenaikan harga avtur pesawat udara tersebut melonjak secara signifikan di tengah dinamika global yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Akibatnya maskapai nasional Garuda Indonesia yang membawa jamaah calon haji Indonesia ke Tanah Suci harus menanggung biaya tambahan sangat tinggi itu.

“Garuda naik 7,9 juta perjamaah, Saudi naik 480 dolar Perjamaah,” jelas Dahnil.

Dahnil menerangkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah RI bersama dengan otoritas penerbangan mencari solusi agar potensi tambahan biaya pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa diminimalisir.

“Jadi Insya Allah, Presiden sudah menawarkan solusi dengan membayar langsung melalui APBN dengan nilai total 1,77 Triliun, memastikan beban jamaah haji tidak ditambah. Meski pun ada kenaikan avtur,” Tandasnya.

Untuk diketahui bahwa data Kementerian Haji dan Umrah RI menyatakan, Indonesia mendapatkan kuota resmi sebanyak 221.000 jamaah haji pada 2026, yang terdiri atas 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah khusus.

Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah RI telah menjadwalkan bahwa jamaah calon haji kelompok terbang pertama akan masuk asrama haji pada 21 April 2026, dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April mendatang. [red]

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BNI inisatif Melaporkan Skandal KUR Petani di Jember, Kawendra Apresiasi Dan Dorong Pembenahan Internal

14 Juli 2026 - 22:55

Jampidsus Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Mineral Bukan Logam

9 Juli 2026 - 07:54

Ahmad Chalil Gibran Resmi Mencalonkan Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026-2028

6 Juli 2026 - 18:21

Mas Kawe Hadiri Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Dukung Lumajang Jadi Destinasi Wisata Budaya Nasional

28 Juni 2026 - 19:16

Menteri LH Tegaskan Posisi Indonesia Terkait Standar Kredit Keanekaragaman Hayati Global

26 Juni 2026 - 23:19

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Pembentukan Satgas Mitigasi PHK

26 Juni 2026 - 20:39

Trending di Nasional