Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 8 Apr 2026 ·

Harga Avtur Naik, Wamenhaj: Perintah Presiden Jangan Bebankan pada Jamaah, Negara Anggarkan 1,77 T


 Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ist Perbesar

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ist

Kemenhaj – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menanggung harga avtur pesawat udara agar tidak membebani para  calon jamaah haji.

“Memang ada kenaikan avtur sangat signifikan, tapi perintah Presiden adalah beliau tidak menginginkan ada beban yang berat untuk jamaah haji,” Ungkap Dahnil di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Selasa (07/4/2026).

Menurut Dahnil, kenaikan harga avtur pesawat udara tersebut melonjak secara signifikan di tengah dinamika global yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Akibatnya maskapai nasional Garuda Indonesia yang membawa jamaah calon haji Indonesia ke Tanah Suci harus menanggung biaya tambahan sangat tinggi itu.

“Garuda naik 7,9 juta perjamaah, Saudi naik 480 dolar Perjamaah,” jelas Dahnil.

Dahnil menerangkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah RI bersama dengan otoritas penerbangan mencari solusi agar potensi tambahan biaya pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa diminimalisir.

“Jadi Insya Allah, Presiden sudah menawarkan solusi dengan membayar langsung melalui APBN dengan nilai total 1,77 Triliun, memastikan beban jamaah haji tidak ditambah. Meski pun ada kenaikan avtur,” Tandasnya.

Untuk diketahui bahwa data Kementerian Haji dan Umrah RI menyatakan, Indonesia mendapatkan kuota resmi sebanyak 221.000 jamaah haji pada 2026, yang terdiri atas 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah khusus.

Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah RI telah menjadwalkan bahwa jamaah calon haji kelompok terbang pertama akan masuk asrama haji pada 21 April 2026, dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April mendatang. [red]

Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sufmi Dasco Beri Perhatian Terhadap Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St.Thomas Aquino Tangerang

21 Oktober 2026 - 15:38

IHSG Masuk Zona Hijau, Sufmi Dasco Jaga Optimisme Bursa Indonesia: Buy Indonesia

20 Oktober 2026 - 15:02

Kembangkan Desa Wisata, Mendes PDT Yandri Susanto Raih Penghargaan Tokoh Nasional Inspiratif 

18 Oktober 2026 - 06:05

Bela Aspirasi Perempuan dan Gen Z, Annisa Mahesa Raih Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif

17 Oktober 2026 - 08:19

BNPP dan Koarmada RI Perkuat Pengawasan Perbatasan Laut Indonesia

17 Oktober 2026 - 08:11

Annisa Mahesa Dorong Inklusivitas Penyaluran Program 3 Juta Rumah bagi Petani

10 Oktober 2026 - 17:06

Trending di Nasional