Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 13 Des 2022 ·

Jadi Narasumber FGD Hakordia, Arief Paparkan Upaya Pencegahan Korupsi Di Kota Tangerang


 Jadi Narasumber FGD Hakordia, Arief Paparkan Upaya Pencegahan Korupsi Di Kota Tangerang Perbesar

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang H. Arief R Wismansyah didaulat menjadi salah satu narasumber dalam acara Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022 yang mengusung tema Berantas Korupsi di Indonesia, Korupsi Meruntuhkan Harga Diri Bangsa bertempat di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Selasa (13/12/2022).

Dalam acara diskusi yang diinisisasi oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten tersebut, Arief menyampaikan paparan tentang upaya pencegahan korupsi di Kota Tangerang.

Dalam paparannya, Wali Kota menjelaskan bahwa inti dari upaya pencegahan korupsi di Kota Tangerang tercermin dalam komitmen Pemerintah Kota ( Pemkot) Tangerang untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang.

“Makanya dengan membangun komitmen tersebut, segala keterbatasan yang dimiliki dapat kita upayakan dan maksimalkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.” jelas Arief.

Untuk itu, lanjut Arief, guna memastikan agar pelayanan serta program-program pemkot dapat dirasakan masyarakat dengan optimal, Pemkot Tangerang akan senantiasa berupaya untuk tidak memberi ruang pada praktik-praktik tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkot Kota Tangerang.

“Kita ingin agar praktik-praktik tersebut dapat diminimalisir salah satunya adalah dengan menerapkan pola penggajian aparat yang terstruktur, tersistematis dan terstandarisasi sehingga tidak ada ruang bagi para pelayan publik ini untuk korupsi.”

“Selain itu juga kita membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan-laporannya melalui LAKSA atau Layanan Kota Saran Anda dan juga membentuk Tim Saber Pungli yang berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota.” paparnya.

Lebih lanjut, Arief mengungkapkan sebagai upaya untuk menjaga agar birokrasi di Pemkot Tangerang dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya, Pemkot menyiapkan berbagai sistem aplikasi yang dapat memantau seluruh sistem administrasi dan pelayanan di Lingkungan Pemkot Tangerang.

“Pemerintah Kota Tangerang memiliki 205 aplikasi dengan 2 induk aplikasi utama, yaitu Tangerang Live untuk publik dan juga e-office untuk internal, semua modulnya kita kunci by sistem yang alhamdulillah 205 aplikasi ini sudah kita bagikan dan dimanfaatkan oleh 38 kabupaten kota di Indonesia.” terang Arief. (Ris)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Pimpin Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026-2027

3 Juni 2026 - 19:24

Pemprov Banten Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

3 Juni 2026 - 18:03

Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia

3 Juni 2026 - 17:24

Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

3 Juni 2026 - 14:46

Hari Ini Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah, Andra Soni: Tidak Ada Titip Menitip 

3 Juni 2026 - 06:02

Sambut Kloter Pertama, Sachrudin Doakan Jadi Haji Mabrur dan Inspirasi Kebaikan

2 Juni 2026 - 20:52

Trending di Kota Tangerang