Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 10 Mar 2026 ·

Kasus Campak Meningkat, Pemkot Tangerang Imbau Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr.dr.Dini Anggraeni. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr.dr.Dini Anggraeni. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mengimbau para orangtua untuk segera melengkapi imunisasi anak menyusul meningkatnya kasus campak dalam beberapa waktu terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mencatat adanya kenaikan laporan kasus campak, yang sebagian besar terjadi pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, campak merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dengan daya tahan tubuh rendah.

“Oleh karena itu, imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan serta melindungi anak dari dampak penyakit yang lebih berat,” tegas dr. Dini, Selasa (10/3/26).

Lanjutnya, imunisasi campak sangat penting untuk melindungi anak-anak dari risiko penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak.

“Kami mengimbau para orangtua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan imunisasi sesuai jadwal,” ujarnya.

Dinas Kesehatan juga telah menginstruksikan seluruh puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemantauan kasus secara aktif, serta memperkuat pelayanan imunisasi rutin.

Selain itu, melaksanakan Imunisasi Kejar Serentak (Catch Up Campaign) di Maret 2026 untuk anak usia 9-59 bulan yang belum lengkap status imunisasinya.

“Seluruh layanan imunisasi tersedia secara gratis di puskesmas dan posyandu. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya para orangtua, sangat diperlukan untuk memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi,” tutupnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tutup Pelatihan, Maryono: Pelayanan Prima Harus Menjadi Budaya Aparatur

4 Juni 2026 - 17:22

Tingkatkan Pelayanan, Perumdam Tirta Benteng Dorong Digitalisasi Pencatatan Meteran Air

4 Juni 2026 - 15:08

Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia

3 Juni 2026 - 17:24

Sambut Kloter Pertama, Sachrudin Doakan Jadi Haji Mabrur dan Inspirasi Kebaikan

2 Juni 2026 - 20:52

Perkuat Kompetensi ASN, Sachrudin Dorong Pelayanan Publik Makin Berkualitas

2 Juni 2026 - 14:31

Harlah Pancasila 2026, Sachrudin Optimistis Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Tangerang

1 Juni 2026 - 13:40

Trending di Kota Tangerang