Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 6 Mar 2026 ·

Sufmi Dasco Ahmad Serukan Persatuan Nasional Demi Terwujudnya Kesejahteraan Rakyat 


 Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Ist Perbesar

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Ist

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyerukan masyarakat sipil untuk memperkuat Persatuan Nasional sebagai dukungan konstruktif bagi pemerintahan Prabowo agar janji kesejahteraan rakyat dapat terwujud.

Seruan ini disampaikan di Jakarta pada Jumat (06/3) dalam sebuah keterangan tertulis, menekankan bahwa kekompakan dan sinergi merupakan kunci utama bagi jalannya roda pemerintahan yang baik dan efektif.

Dasco menyoroti adanya fenomena yang dianggapnya kurang sehat di tengah masyarakat sipil saat ini. Ia mengamati bahwa media sosial, yang seharusnya menjadi wadah diskusi konstruktif, justru kerap dijadikan sarana untuk saling mencaci maki dan mempertanyakan kebijakan pemerintah dengan cara yang tidak proporsional, mengikis esensi dari persatuan.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menghambat upaya pemerintah dalam mewujudkan janji-janjinya kepada rakyat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan yang solid dari masyarakat, bukan sekadar kritik tanpa solusi, untuk memastikan pemerintahan dapat bekerja secara optimal demi menjaga persatuan nasional.

Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan keprihatinannya terhadap dinamika yang terjadi di kalangan masyarakat sipil belakangan ini. Ia menilai bahwa kekompakan di antara masyarakat sipil mulai terkikis, terlihat dari maraknya aksi saling caci dan mempertanyakan kebijakan pemerintah tanpa landasan yang sehat, yang berpotensi merusak persatuan.

Secara spesifik, Dasco menyoroti peran media sosial yang, menurutnya, telah menjadi platform bagi praktik-praktik yang tidak sehat tersebut. Fenomena ini, jika dibiarkan, dikhawatirkan dapat menciptakan polarisasi dan menghambat proses pembangunan nasional yang membutuhkan kolaborasi dari semua pihak dalam semangat persatuan.

Ia menegaskan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat sipil sangat dibutuhkan, namun harus disampaikan dengan cara yang konstruktif. Kritik yang membangun akan menjadi pendorong bagi pemerintah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat fondasi persatuan nasional.

Urgensi Persatuan Nasional untuk Pemerintahan Prabowo

Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo yang baru akan menjalankan tugasnya, Dasco menekankan bahwa Persatuan Nasional adalah modal utama. Ia percaya bahwa dukungan dan kekompakan dari seluruh elemen bangsa akan sangat menentukan keberhasilan pemerintahan dalam merealisasikan janji-janji yang telah disampaikan kepada rakyat, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan.

Dasco tidak menampik hak masyarakat sipil untuk menyampaikan kritik atau memberikan masukan. Namun, ia menggarisbawahi bahwa setiap kritik harus dilandasi oleh semangat nasionalisme yang tinggi serta niat baik untuk kemajuan bangsa, yang merupakan esensi dari persatuan itu sendiri. Kritik yang demikian akan menjadi energi positif bagi pemerintah.

Pemerintahan yang kuat dan stabil memerlukan fondasi dukungan yang kokoh dari rakyatnya. Dengan Persatuan Nasional, pemerintah akan memiliki legitimasi dan kekuatan moral untuk mengambil kebijakan-kebijakan strategis yang berpihak pada kepentingan umum, serta menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun luar negeri.

Memberi Waktu dan Kepercayaan untuk Kemajuan Bangsa

Lebih lanjut, Dasco menyerukan kepada semua pihak untuk memberikan waktu yang cukup bagi pemerintahan Presiden Prabowo untuk bekerja dan membuktikan kinerjanya. Ia meyakini bahwa kepercayaan publik yang diberikan kepada pemerintah akan menjadi dorongan besar untuk mencapai tujuan pembangunan nasional dan mempererat persatuan.

Menurutnya, pertanyaan yang harus diajukan kepada masyarakat sipil adalah seberapa lama mereka bersedia memberikan dukungan Persatuan Nasional kepada Presiden Prabowo. Hal ini penting agar pemerintah memiliki ruang dan kesempatan untuk mewujudkan janji-janji kesejahteraan rakyat tanpa terganggu oleh dinamika yang tidak produktif.

Kondisi politik yang stabil dan dukungan masyarakat yang solid akan menciptakan iklim kondusif bagi pemerintah untuk fokus pada program-program prioritas. Dengan demikian, cita-cita untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud secara optimal melalui semangat persatuan.

Sumber: AntaraNews

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sejak Dinyatakan Hilang, Presiden Prabowo Intruksikan KSAL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Lakukan Pencairan

10 September 2026 - 19:21

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

9 September 2026 - 19:30

Sekjen Forum Pimred Multimedia Dukung Personil Gabungan Maksimalkan Pencarian 5 Wartawan 

9 September 2026 - 16:22

Sufmi Dasco: Pedagang Kaki lima adalah Wajah Ekonomi Rakyat yang Terus Bergerak

3 September 2026 - 08:37

Aktivis Peduli Sungai Tolak Gagasan Menteri PKP Bangun Rumah Susun Diatas Sungai: Ide Konyol!

31 Agustus 2026 - 08:19

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

30 Agustus 2026 - 07:03

Trending di Nasional