Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 6 Mar 2026 ·

Silaturahmi dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Islam, Presiden Prabowo Bangun Sinergi Pemerintah dan Tokoh Agama


 Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani memberikan keterangannya kepada awak media. Foto: BPMI Setpres Perbesar

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani memberikan keterangannya kepada awak media. Foto: BPMI Setpres

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk bertukar pandangan antara pemerintah dan tokoh agama mengenai sejumlah isu strategis, baik dalam negeri maupun global.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar terkait perkembangan informasi geopolitik dan geokonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, dalam keterangannya di hadapan awak media.

Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah K. H. Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya) menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo memaparkan berbagai situasi dan tantangan yang tengah dihadapi bangsa. Presiden juga secara terbuka menerima serta menghimpun pandangan para kiai dan ulama sebagai bagian dari upaya bersama dalam pembangunan bangsa.

“Beliau sudah menjelaskan panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini. Dan negeri ini akan tetap terjaga jika kita mengandalkan kebersamaan dan persatuan,” ujar Buya Yahya.

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut dinilai menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan ulama. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, K. H. Hasib Wahab Hasbullah, menyampaikan optimisme bahwa forum kolaborasi ini akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kiai-kiai, ulama, dan para umara ini jadi satu sekarang ini,” tegas Hasib.

“Insyaallah, dengan dibina oleh Bapak Presiden Prabowo, Indonesia akan menjadi negara yang makmur dan adil,” sambungnya.

Pertemuan antara Kepala Negara dan para tokoh agama Islam tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun penyelenggaraan negara yang inklusif dan konstruktif, melalui penguatan sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan. (BPMI Setpres)

 

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sufmi Dasco: Pedagang Kaki lima adalah Wajah Ekonomi Rakyat yang Terus Bergerak

3 September 2026 - 08:37

Aktivis Peduli Sungai Tolak Gagasan Menteri PKP Bangun Rumah Susun Diatas Sungai: Ide Konyol!

31 Agustus 2026 - 08:19

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

30 Agustus 2026 - 07:03

Janji Dasco Soal RUU Perampasan Aset, Kawendra: Beliau Orang yang Paling Komit

28 Agustus 2026 - 15:07

RUU Perampasan Aset Tuntas Paling Lambat 15 Desember 2026, Sufmi Dasco: Kami Hormati Aspirasi 

27 Agustus 2026 - 17:13

KLH/BPLH Resmi Luncurkan Portal Satu Data, Wujudkan Tata Kelola Lingkungan yang Transparan dan Terintegrasi

27 Agustus 2026 - 08:04

Trending di Nasional