Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 12 Feb 2025 ·

Anggota DPR RI Kawendra Lukistian Soroti Maraknya Penipuan Berkedok Koperasi, Dorong Digitalisasi dan Efisiensi


 Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Koperasi, Kepala BP Batam, dan Kepala BPKS pada Rabu (12/2/25). Foto: ist Perbesar

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Koperasi, Kepala BP Batam, dan Kepala BPKS pada Rabu (12/2/25). Foto: ist

Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Koperasi, Kepala BP Batam, dan Kepala BPKS pada Rabu (12/2/25).

Kawendra menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kasus penipuan yang berkedok koperasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan pengawasan melalui penggunaan teknologi modern.

“Miris sekali mendengar banyak penipuan yang berkedok koperasi. Tentu dengan adanya efisiensi seperti ini, ruang gerak mereka akan terbatas,” ujar Kawendra dalam rapat.

Ia menegaskan bahwa era saat ini menuntut pengoptimalan teknologi, seperti blockchain dan Internet of Things (IoT), yang dapat memberikan kemudahan dalam pemantauan secara real-time. Menurutnya, transformasi digital pada sistem koperasi harus menjadi prioritas untuk mengurangi risiko penipuan.

“Rasanya untuk digitalisasi ini perlu di-adjust. Sistem koperasi harus bertransformasi secara digital untuk mengurangi fraud. Kita perlu investasi besar di teknologi agar pemantauan bisa lebih efektif,” lanjutnya.

Kawendra juga mendorong optimalisasi model Triple P (public, private, partnership) sebagai solusi atas tantangan anggaran yang terbatas. Ia mengajak semua pihak untuk lebih kreatif dalam menghadapi situasi tersebut.

“Jangan karena dipangkas anggaran, kita mentok. Dari dulu, kita sudah terbiasa menghadapi tantangan dengan kreativitas. Saya optimis bapak-bapak bisa lebih kreatif dengan adanya tantangan efisiensi ini,” tutupnya.

Kawendra menyatakan hal ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang juga berpendapat pentingnya digitalisasi koperasi dan sinergi antar lembaga dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.

Presiden Prabowo turut mendorong semua pihak untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kepercayaan publik dan transparansi koperasi. Diharapkan, dorongan ini dapat mempercepat proses digitalisasi koperasi dan meningkatkan pengawasan guna melindungi masyarakat dari risiko penipuan.[Agung]

Artikel ini telah dibaca 172 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bela Aspirasi Perempuan dan Gen Z, Annisa Mahesa Raih Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif

17 Oktober 2026 - 08:19

Annisa Mahesa Dorong Inklusivitas Penyaluran Program 3 Juta Rumah bagi Petani

10 Oktober 2026 - 17:06

Sufmi Dasco: Setiap Keputusan di Ruang Sidang Harus Terasa Manfaatnya Sampai ke Rumah Warga

9 Oktober 2026 - 21:04

Perpres Ojol Resmi Terbit, Driver Ojol: Terimakasih Pak Prabowo dan Pak Dasco

9 Oktober 2026 - 20:21

Sejarah Mencatat Presiden Subsidi 3,2 Juta Per-Jamaah Haji, Dasco: Meringankan Pelunasan

7 Oktober 2026 - 21:29

Lagi, Satgas PKH Kuasai 6,2 Juta Ha Hutan dan Selamatkan Uang Negara Rp13,2 Triliun

7 Oktober 2026 - 21:08

Trending di Nasional