Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Nasional · 21 Nov 2024 ·

Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian Menjadi Sosok Dibalik Usulan Dikumandangkannya Lagu Kebangsaan di DPR RI dan BUMN


 Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang juga Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS), Kawendra Lukistian. Foto: ist Perbesar

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang juga Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS), Kawendra Lukistian. Foto: ist

Jakarta – Sosok Kawendra Lukistian, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, kembali menjadi sorotan setelah usulannya untuk mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum memulai aktivitas di Gedung DPR RI dan BUMN resmi diterapkan.

Usulan ini muncul dari pandangan Kawendra yang juga merupakan Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) bahwa lagu Indonesia Raya bukan sekadar simbol kebanggaan, melainkan juga sumber semangat nasionalisme dan pengingat akan cita-cita luhur bangsa.

“Lagu Indonesia Raya adalah pengingat perjuangan kita sebagai bangsa. Dengan mengumandangkannya di awal hari, kita diingatkan akan tanggung jawab kita untuk bekerja bagi kepentingan rakyat dan negara,” ujar Kawendra, Kamis (21/11/24).

Menteri BUMN, Erick Thohir telah menetapkan hal tersebut dalam Surat Edaran (SE) bernomor SE-8/MBU/S/11/2024 tentang Ketentuan Memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh Badan Usaha Milik Negara. Hal tersebut juga dilakukan di lingkungan Kementerian BUMN.

“Saat kita mendengarkan lagu Indonesia Raya, kita diingatkan akan perjuangan para pendiri bangsa. Ini bukan hanya formalitas, tetapi sebuah penguatan karakter nasional,” ujar Kawendra.

Langkah ini dinilai relevan, terutama dalam menjaga spirit kebangsaan di tengah tantangan globalisasi. Kawendra juga menambahkan, kebiasaan ini sejalan dengan nilai-nilai yang terus digalakkan GEKRAFS, yakni kolaborasi kreatif berbasis nasionalisme.

Sejumlah pihak menyambut baik gagasan ini. Banyak yang mengapresiasi visi Kawendra dalam menjadikan simbol-simbol kebangsaan sebagai inspirasi dalam kehidupan bernegara.

Dengan berbagai inisiatifnya, Kawendra Lukistian tak hanya menjadi figur penting dalam pengembangan ekonomi kreatif, tetapi juga motor penggerak nilai-nilai kebangsaan di berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia.[red]

Artikel ini telah dibaca 278 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siaga! Gunung Anak Krakatau Level III, Sudah 4 Kali Erupsi dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 06:31

Finalisasi Rancangan Perpres Ojol 18 Agustus, Sufi Dasco Ahmad: Memastikan Tidak Ada Dinamika Lagi

16 Agustus 2026 - 19:34

Waspadai Zona Megathrust di Wilayah Pesisir Jawa, Mitigasi Potensi Tsunami

15 Agustus 2026 - 22:20

Kasus Pengadaan Iklan BJB, KPK Tahan 4 Tersangka

11 Agustus 2026 - 07:58

Hasil Survei IPO: Elektabilitas Partai Gerindra Tertinggi Capai 17,5 Persen

9 Agustus 2026 - 15:41

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Berpotensi Bebas, Jika Menangkan Praperadilan

9 Agustus 2026 - 09:01

Trending di Nasional