Banten – Kebersamaan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Banten yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) terpaksa harus pecah kongsi dan tidak berlanjut di Pilkada Banten pasca terbentukya Koalisi Banten Maju (KBM) yang terdiri dari 7 Partai Politik (Gerindra, PKS, Nasdem, PAN, PSI, PKB dan PPP).
Koalisi Banten Maju (KBM) resmi mengusung Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten Andra Soni sebagai Calon Gubernur Banten dan mantan Bupati Pandeglang dua Periode Dimyati Natakusumah sebagai Wakil Gubernur Banten.
“Calon gubernurnya Andra Soni dengan wakil gubernur Dimyati Natakusumah,” ungkap Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, Minggu, (30/06/2024).
Dengan demikian kini tersisa 3 Partai Politik yakni Golkar, PDIP dan Demokrat yang belum menentukan arah koalisinya.
Terbentukya Koalisi Banten Maju disinyalir merupakan respon atas intensitas komunikasi politik PDI Perjuangan dengan Partai Golkar yang akan menyandingkan Airin Rachmi Diany dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Ade Sumardi.
Namun isu Airin Rachmi Diany berpasangan dengan Ade Sumardi tersebut pernah dibantah oleh Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I DPP Golkar, Andika Hazrumy.
“Bisa saja PDIP mengklaim dengan Airin, namun sebelum ada surat rekomendasi, prosesnya masih panjang hingga pendaftaran pada 27 Agustus nanti,” ungkap Andika usai mengikuti komunikasi politik di DPW PPP, Ciracas, Kota Serang, Kamis (27/6/2024) beberapa waktu lalu.
Hal senada disampaikan oleh Waketum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan pihaknya belum menentukan sosok pendamping Airin Rachmi Diany pada Pilgub Banten.
“Terkait pasangan cawagub Bu Airin, kami masih terbuka, dan itu akan sejalan dengan proses pembentukan kerja sama atau bangunan koalisi parpol pengusung,” ungkap Doli kepada awak media, Selasa (2/7/2024).
Sementara itu, Tim Penjaringan Pilkada DPD PDIP Banten, Muhlis, menjelaskan pihaknya mematangkan Ketua DPD PDIP Banten, Ade Sumardi, maju Pilgub Banten. Muhlis menjelaskan bahwa pihaknya ingin memasangkan Ade dengan Airin Rachmi Diany di Pilgub Banten usai Partai Gerindra mengusung Andra Soni-Dimyati Natakusumah.
“Kami terus komunikasi dengan Airin, prinsipnya ketika rekomendasi turun kita sudah siap secara mesin partai, kita kan kerja kolektif. Dengan semua partai politik komunikasi,” kata Muhlis kepada wartawan, Senin (1/7).
PDIP Banten, kata Muhlis, terus melakukan sosialisasi nama Ade Sumardi sebagai kader internal yang diusung di Pilgub Banten. Surat tugas dari DPP PDIP, menurut Muhlis adalah mengampanyekan Ade Sumardi ke pengurus hingga ke anak ranting. [red]











