Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Edukasi · 24 Nov 2025 ·

1000 Pelajar Deklarasi Anti Tawuran, Sachrudin:  Fokus pada Prestasi dan Bermanfaat bagi Lingkungan


 Wali Kota Tangerang saat Menghadiri Deklarasi Pelajar Anti Tawuran yang digelar bersamaan dengan kegiatan Pembinaan Profil Pelajar Pancasila, di Lapangan Yonif Mekanis 203/AK, Kecamatan Jatiuwung. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang saat Menghadiri Deklarasi Pelajar Anti Tawuran yang digelar bersamaan dengan kegiatan Pembinaan Profil Pelajar Pancasila, di Lapangan Yonif Mekanis 203/AK, Kecamatan Jatiuwung. Foto: ist

Kota Tangerang – Sebanyak 1.000 pelajar se-Kota Tangerang mengikuti Deklarasi Pelajar Anti Tawuran yang digelar bersamaan dengan kegiatan Pembinaan Profil Pelajar Pancasila, di Lapangan Yonif Mekanis 203/AK, Kecamatan Jatiuwung. Kegiatan ini dibuka oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dan diikuti oleh 400 siswa SMP, 300 siswa SMA, dan 300 siswa SMK.

Dalam sambutannya, Sachrudin, mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi kekerasan, menghentikan permusuhan antar sekolah, menghormati perbedaan, menjaga nama baik sekolah, dan menjadi teladan melalui sikap dan perbuatan sehari-hari.

“Ingatlah, kehebatan pelajar bukan diukur dari keberanian bertarung, tetapi dari prestasi, karya, dan manfaat yang dapat diberikan bagi lingkungan, bangsa, dan masa depan,” ujar Sachrudin.

Wali kota, juga menegaskan pentingnya deklarasi anti tawuran sebagai sarana menanamkan perdamaian, menumbuhkan rasa persaudaraan antar sekolah, dan memperkuat nilai-nilai luhur Pancasila di kalangan pelajar Kota Tangerang.

“Saya harap teman-teman semua dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, menghargai keberagaman, memiliki kemampuan gotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif, sesuai dengan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila,” tambahnya.

Kegiatan ini juga bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan pengembangan karakter, kepribadian, dan empati sosial siswa, tidak hanya pembelajaran akademik.

“Melalui pendekatan ini, para pelajar tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan mengembangkan empati serta kreativitas,” jelas Sachrudin.

Lebih lanjut, Pemkot Tangerang juga berkomitmen menyediakan ruang ekspresi bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat, melalui seni, budaya, olahraga, literasi, maupun kegiatan penguatan karakter.[ADV]

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dalang Sepuh R.Mustaya Wafat, Sachrudin: Kita Kehilangan Budayawan Kota Tangerang

17 Mei 2026 - 20:15

Saksikan Kemeriahan Bandoeng 10K, Maryono Tantang Tangerang 10K Tampil Lebih Bombastis!

17 Mei 2026 - 14:05

DPUPR Kota Tangerang Anggarkan Rp8,8 Milyar untuk Belanja BBM dan Pelumas

16 Mei 2026 - 14:30

Cegah Banjir, UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan Sampah di Kali Ledug 

14 Mei 2026 - 08:44

Awasi Pelaksanaan Pra-SPMB Kota Tangerang, Bila Ada Pungli Lapor Kesini

12 Mei 2026 - 17:22

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

12 Mei 2026 - 16:35

Trending di Kota Tangerang