Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 16 Okt 2025 ·

Wali Kota Sachrudin: Camat dan Lurah Harus Sering Turun Langsung ke Lapangan!


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memimpin rapat evaluasi bidang lingkungan hidup di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memimpin rapat evaluasi bidang lingkungan hidup di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemkot Tangerang terus menegaskan komitmennya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dalam rapat evaluasi bidang lingkungan hidup di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/10/2025), Wali Kota Tangerang H. Sachrudin meminta seluruh camat dan lurah untuk tidak sekadar “lapor ada”, tapi benar-benar memastikan program lingkungan berjalan nyata di wilayah masing-masing.

“Para lurah, camat, jangan asal sebut dan asal ada terkait bank sampah. Terjun langsung, awasi di lapangan! Benar apa enggak jalannya, dilakukan enggak pemilahan sampah di tingkat warga,” tegas Sachrudin.

Sachrudin juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dan OPD dalam menjaga kebersihan serta menekan emisi karbon. Ia mencontohkan, ketika satu TPS liar ditutup, wilayah lain juga harus ikut mendukung agar tidak muncul TPS baru di tempat lain.

Selain itu, Wali Kota juga mendorong partisipasi aktif ASN lewat kebijakan baru: setiap Jumat, pegawai Pemkot dilarang membawa kendaraan pribadi ke kantor sebagai bagian dari gerakan pengurangan emisi.

“Satgas Langit Biru bukan asal dibentuk, pengurangan emisi masalah bersama. Oleh karena itu, Pemkot juga aktif di garis depan dengan menetapkan setiap hari Jumat, ASN Pemkot dilarang berkendaraan motor atau mobil ke kantor,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengungkapkan bahwa Pemerintah Pusat kini menilai kebersihan kota bukan hanya dari tampilan fisiknya, tapi dari sistem tata kelola lingkungannya secara menyeluruh.

“Kalau dulu fokusnya cuma pada lingkungan yang tampak bersih, sekarang sudah bergeser. Pemerintah menilai mulai dari pengelolaan sampahnya, daur ulangnya, sampai emisi karbonnya. Bahkan bila kota dinilai kotor, Pemkot bisa mendapat sanksi administratif,” ujar Wawan.

Melalui evaluasi ini, Pemkot Tangerang ingin memastikan bahwa semangat menjaga lingkungan bukan hanya slogan. Dari jajaran ASN hingga masyarakat, semuanya diharapkan ikut berperan aktif menjadikan Kota Tangerang semakin bersih, hijau, dan nyaman untuk ditinggali.[red]

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perdana, Muludan Tiga Masjid – Satu Perayaan! Sachrudin-Maryono Perkuat Syiar dan Ukhuwah

25 Agustus 2026 - 15:06

Tinjau CKG dan BIAS, Sachrudin: Kesehatan Anak Investasi Masa Depan

24 Agustus 2026 - 16:51

Turun ke Wilayah, Maryono Pacu Kecamatan Makin Sigap Melayani Warga

24 Agustus 2026 - 11:58

Buka Kejurnas Hoki 2026, Gubernur Andra Soni Tegaskan Kesiapan Banten Jadi Tuan Rumah Ajang Nasional

23 Agustus 2026 - 19:48

Perkuat Pembinaan Atlet, Gubernur Andra Soni Bakal Bangun Fasilitas Hockey di Kota Tangerang

23 Agustus 2026 - 18:54

Tuan Rumah Kejurnas Hockey, Sachrudin: Tempa Atlet Menuju Pentas Dunia

23 Agustus 2026 - 17:06

Trending di Kota Tangerang