Menu

Mode Gelap
Dinkes Kota Tangerang Siapkan Posko dan Nakes pada POPDA XI Banten Besok, Jembatan Pintu Air 10 Ditutup Sementara, Berikut Jalur Alternatifnya! Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng

Kabupaten Tangerang · 29 Mar 2023 ·

Viral Foto Pungli THR di Pasar Curug, Dirut Perumda Pasar NKR Pastikan Itu Ilegal


 Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, Finny Widiyanti. Foto: Pemkab Tangerang Perbesar

Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, Finny Widiyanti. Foto: Pemkab Tangerang

Kabupaten Tangerang – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, Finny Widiyanti, memastikan bahwa pungutan atau iuran THR terhadap sopir angkutan barang di Pasar Curug adalah ilegal. Dia menyatakan bahwa tidak ada pungutan atau iuran THR seperti informasi pada sebuah foto yang viral di media sosial.

Unggahan tersebut menunjukkan adanya seorang sopir pengirim barang di Pasar Curug, Kabupaten Tangerang, dimintai iuran THR oleh petugas dan koordinator di pasar tersebut.

“Kami menyampaikan bahwa terkait publikasi tersebut bukan dilakukan oleh Pengelola Pasar Curug, dikarenakan anggaran THR kami sudah dialokasikan dari Kantor Pusat Perumda Pasar NKR,” ujar Dirut Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti  saat dikonfirmasi, Rabu (29/03/2023).

Dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat empat surat berstempel resmi dan mengatasnamakan pengelola pasar curug yang meminta para supir untuk menyetor iuran guna kepentingan THR.

Finny juga membantah dan menyatakan bahwa stempel yang tertera pada surat tersebut bukan milik Pasar Curug. Agar kejadian tersebut tidak kembali terjadi, Finny menyampaikan bahwa pihaknya sudah memerintahkan pengelola untuk lebih menertibkan dan memperketat pengawasan di lokasi pasar tersebut.

“Stempel tersebut bisa dipastikan bukan dari pihak pengelola Pasar Curug, terlihat dari desain dan logonya juga berbeda. Itu bukan dari kami,” lanjutnya.

Kepala Pasar Curug, Didi Supriyadi menyampaikan, hasil penelusurannya bahwa surat yang beredar bukan dari koordinator pengelola bongkar muat Pasar Curug, melainkan dari petugas bongkar muat perorangan tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari koordinator.

“Bahwa berdasarkan info pengelola bongkar muat, stempel yg tertera pada kertas tersebut bukan stempel resmi dari koordinator pengelola bongkar muat. Kami juga sudah menarik dan memusnahkan stempel tersebut,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, dia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengimbau kepada para supir pengirim barang dan juga pihak terkait untuk melaporkan jika menemukan kasus serupa.

“Kami atas nama pengelola Pasar Curug yang merupakan unit pengelolaan pasar di bawah naungan Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang mengucapkan permohonan maaf atas adanya kejadian ini. Jangan ragu untuk melaporkan kejadian seperti ini melalui kanal pengaduan Pemerintah Kabupaten Tangerang” ujarnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pj Bupati Andi Ony: Koperasi Harus Mampu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

12 Juli 2024 - 17:32

Pj Bupati Tangerang: Akses Tol Harus Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat dan Meningkatkan Investasi

10 Juli 2024 - 20:41

Apel Terakhir Maesyal Rasyid sebagai Sekda Diwarnai Tangis Haru Pegawai Pemkab Tangerang

8 Juli 2024 - 11:56

Pj Bupati Andi Ony Harap Topi Bambu Tembus UNESCO Creative Cities Network

7 Juli 2024 - 23:31

Pj Bupati Andi Ony Hadiri Pembukaan Pameran Indonesia Maju Expo dan Forum 2024

4 Juli 2024 - 22:11

TP PKK Kabupaten Tangerang Bina Wilayah di Desa Sindang Jaya

2 Juli 2024 - 23:18

Trending di Kabupaten Tangerang