Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 29 Apr 2026 ·

Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras


 Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, turun langsung meninjau kondisi stok beras di gudang Bulog Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas. Foto: Imam DJM Perbesar

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, turun langsung meninjau kondisi stok beras di gudang Bulog Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas. Foto: Imam DJM

Kabupaten Serang – Di tengah perhatian terhadap stabilitas pangan, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, turun langsung meninjau kondisi stok beras di gudang Bulog Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas pada Rabu (29/4).

Kunjungan ini turut didampingi sejumlah Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Serang serta jajaran Bulog, termasuk Taufan Akib selaku Pimpinan Wilayah Bulog DKI & Banten dan Eko Nugroho selaku Pimpinan Cabang Bulog Wilayah Serang.

Dalam peninjauan tersebut, Annisa mendapatkan penjelasan terkait kualitas dan jenis beras yang tersimpan, mulai dari cadangan beras pemerintah hingga beras SPHP yang dapat diakses masyarakat dengan harga Rp12.500 per kilogram. Selain itu, terdapat pula bantuan pangan berupa beras kemasan 10 kg yang sementara telah disalurkan kepada masyarakat desil 1 hingga 4 per periode Februari dan Maret 2026.

Gudang tersebut juga menyimpan beras hasil serapan petani lokal serta stok beras premium dari PT Wilmar yang diolah menggunakan teknologi modern. Hal ini menunjukkan upaya menjaga kualitas sekaligus keberagaman pasokan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pihak Bulog menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dan komoditas subsidi dilakukan berdasarkan data pemerintah secara by name by address untuk memastikan ketepatan sasaran. Komoditas seperti beras SPHP dan MinyakKita disalurkan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan di pasar.

Pengawasan distribusi dilakukan secara terpadu bersama Dinas Perdagangan, Kepolisian, dan instansi terkait melalui inspeksi rutin ke pasar dan toko. Hingga saat ini, telah dilakukan penindakan terhadap 14 pengecer minyak yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain itu, distribusi juga dipantau melalui sistem digital SIMIRA untuk memastikan transparansi hingga ke tingkat konsumen.

Dalam mendukung petani, Bulog menerapkan sistem “jemput bola” dengan mendatangi langsung wilayah panen agar petani tidak bergantung pada tengkulak. Melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian dan penyuluh lapangan, Bulog memantau jadwal panen serta siap menyerap hasil produksi, bahkan dalam jumlah kecil.

Secara nasional, target pengadaan beras tahun ini mencapai 5 juta ton, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 4 juta ton. Wilayah Banten sendiri masuk dalam 10 besar nasional dalam pengadaan beras, dengan kontribusi yang signifikan dari produksi lokal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketersediaan pangan dinyatakan dalam kondisi aman dengan total cadangan mencapai sekitar 234.000 ton, termasuk 38.610 ton yang tersimpan di wilayah Serang. Stok tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Annisa mengapresiasi kinerja Bulog dan menyampaikan kepuasannya atas hasil sidak tersebut.

“Saya cukup puas. Tadi saya sempat mengecek langsung kualitas berasnya dan hasilnya sangat baik. Stok di Serang juga sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan langsung ini penting untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pangan tetap terjaga serta masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan tersedia,” tutup Annisa.[red]

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni: Sudah 60.705 Siswa Penerima Manfaat Sekolah Gratis di 801 Sekolah Swasta

30 April 2026 - 07:19

Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

29 April 2026 - 22:09

Pelopor Kesehatan Masyarakat, Kadinkes Banten Ati Paramudji Hastuti Raih Kartini Awards 2026

29 April 2026 - 21:51

Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga 

29 April 2026 - 20:41

Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang

29 April 2026 - 20:21

Kunci Rombel 36 Siswa Per Kelas, Kepala Dindikbud Banten: Komitmen Menjaga Integritas SPMB Tahun 2026

29 April 2026 - 11:47

Trending di Banten