Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 4 Sep 2025 ·

Tenaga Kesehatan Ditugaskan Khusus, Kadinkes Banten: Perkuat Layanan di Daerah Terpencil


 Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti. Foto: ist

Serang – Dinas Kesehatan Provinsi Banten terus menunjukkan komitmen dalam pemerataan layanan kesehatan dengan menjalankan program Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan di wilayah-wilayah yang masih kurang terlayani.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan setiap masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau, mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Penugasan ini mencakup berbagai tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter gigi, perawat, apoteker, tenaga farmasi, nutrisionis, promosi kesehatan, sanitarian, hingga analis kesehatan.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Banten Nomor 5 Tahun 2020, tenaga kesehatan yang tergabung dalam penugasan khusus memiliki masa tugas selama 5 tahun. Program ini telah dimulai sejak tahun 2018, dengan total awal penugasan sebanyak 470 orang.

Seiring berjalannya waktu dan adanya pengangkatan status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), saat ini jumlah tenaga yang masih aktif menjalankan penugasan khusus tercatat sebanyak 295 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyampaikan bahwa keberadaan tenaga kesehatan ini sangat strategis dalam menjawab tantangan layanan kesehatan di daerah yang minim akses, baik dari sisi jarak, transportasi, maupun jumlah tenaga kesehatan.

“Kami berharap dengan penugasan ini, pelayanan kesehatan di Puskesmas wilayah terpencil semakin optimal dan merata.** Ini bagian dari komitmen kami untuk membangun kesehatan dari pinggiran,” ujarnya.

Program ini terbukti meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan, serta membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di sejumlah Puskesmas yang sebelumnya tidak memiliki dokter tetap atau petugas kesehatan yang memadai.

Dengan berjalannya program ini secara konsisten, diharapkan masyarakat Banten di seluruh pelosok wilayah mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, setara, dan berkelanjutan. [ADV]

Artikel ini telah dibaca 118 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

14 September 2026 - 19:59

Gubernur Banten Andra Soni Minta Basarnas Perpanjang Operasi SAR

13 September 2026 - 22:56

Sekda Deden Sampaikan Pesan Gubernur Andra Soni untuk Kafilah Banten di MTQ Nasional

13 September 2026 - 20:15

Warga Tangerang Berasa Gak?, Ada Gempa 5,9 SR Jelang Subuh

12 September 2026 - 05:53

Sisir Perairan Krakatau, Gubernur  Andra Soni: Semua Berikhtiar, Maksimalkan Seluruh Potensi

11 September 2026 - 19:59

Turut Penyisiran, Gubernur Andra Soni Membersamai Tim SAR dalam Proses Pencarian

11 September 2026 - 11:03

Trending di Banten