Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 4 Sep 2025 ·

Tenaga Kesehatan Ditugaskan Khusus, Kadinkes Banten: Perkuat Layanan di Daerah Terpencil


 Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti. Foto: ist

Serang – Dinas Kesehatan Provinsi Banten terus menunjukkan komitmen dalam pemerataan layanan kesehatan dengan menjalankan program Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan di wilayah-wilayah yang masih kurang terlayani.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan setiap masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau, mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Penugasan ini mencakup berbagai tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter gigi, perawat, apoteker, tenaga farmasi, nutrisionis, promosi kesehatan, sanitarian, hingga analis kesehatan.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Banten Nomor 5 Tahun 2020, tenaga kesehatan yang tergabung dalam penugasan khusus memiliki masa tugas selama 5 tahun. Program ini telah dimulai sejak tahun 2018, dengan total awal penugasan sebanyak 470 orang.

Seiring berjalannya waktu dan adanya pengangkatan status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), saat ini jumlah tenaga yang masih aktif menjalankan penugasan khusus tercatat sebanyak 295 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyampaikan bahwa keberadaan tenaga kesehatan ini sangat strategis dalam menjawab tantangan layanan kesehatan di daerah yang minim akses, baik dari sisi jarak, transportasi, maupun jumlah tenaga kesehatan.

“Kami berharap dengan penugasan ini, pelayanan kesehatan di Puskesmas wilayah terpencil semakin optimal dan merata.** Ini bagian dari komitmen kami untuk membangun kesehatan dari pinggiran,” ujarnya.

Program ini terbukti meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan, serta membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di sejumlah Puskesmas yang sebelumnya tidak memiliki dokter tetap atau petugas kesehatan yang memadai.

Dengan berjalannya program ini secara konsisten, diharapkan masyarakat Banten di seluruh pelosok wilayah mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, setara, dan berkelanjutan. [ADV]

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Pimpin Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026-2027

3 Juni 2026 - 19:24

Pemprov Banten Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

3 Juni 2026 - 18:03

Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

3 Juni 2026 - 14:46

Hari Ini Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah, Andra Soni: Tidak Ada Titip Menitip 

3 Juni 2026 - 06:02

Hadiri Purna Tugas Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Andra Soni Minta Dedikasi Tiada Henti untuk Masyarakat

1 Juni 2026 - 17:39

Angka Melek Huruf Generasi Muda Banten Tembus 99,95 Persen, Cerminkan Kemajuan Pendidikan

30 Mei 2026 - 17:19

Trending di Banten