Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Nasional · 30 Mar 2026 ·

Tegas! Menteri Dody Hanggodo Lawan ‘Deep State’ dan Bersih-bersih Pejabat ‘Untouchable’


 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat Meninjau Bendungan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri. Foto: Tangkapan Layar IG @dody_hanggodo Perbesar

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat Meninjau Bendungan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri. Foto: Tangkapan Layar IG @dody_hanggodo

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo secara tegas membongkar adanya dugaan praktik “deep state” di internal Kementerian PU, termasuk indikasi pejabat setingkat direktur jenderal (dirjen) yang merasa kebal terhadap hukum dan pengawasan atau “Untouchable”.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dody usai membaca kejanggalan draf laporan setebal 50 halaman terkait dugaan penyimpangan anggaran di kementeriannya.

“Saya hanya mau mengonfirmasikan apa yang disampaikan Bapak Prabowo Subianto itu sangat-sangat benar, deep state itu ada di semua kementerian, terutama PU,” ujar Dody kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (29/3).

Dugaan praktik “Deep State” Sudah Lama

Menurut Dody dugaan praktik “Deep State” dan Indikasi pejabat yang  kebal terhadap hukum dan pengawasan atau “Untouchable”  tersebut sudah berlangsung lama dan menjadi kebiasaan di internal kementerian.

“Ada (deep state dan dirjen untouchable). Ini bukti yang sudah clear. Benar-benar clear, saya baca laporan itu melongo,” katanya.

Dody sudah curiga sejak awal, namun tidak menyangka seberani itu bahkan berani melawan dirinya selaku menteri.

“Saya sudah merasa ada deep state di Kementerian PU, tapi saya nggak pernah mengira sejauh ini mereka beraninya, even ke Menteri pun nggak peduli,” ujarnya.

Bakal Lakukan Rotasi Jabatan

Dody menegaskan akan melakukan audit internal serta melanjutkan langkah rotasi jabatan di posisi strategis sebagai upaya mencegah penyimpangan.

“Yang paling mudah itu sering-sering ganti kepala Baleg, Kasatker, PPK, karena uangnya di situ kan. Uangnya memang muter di PPK, Kasatker, Kepala Baleg, tapi memang ada alirannya ke atas. Paling benar diputar aja,” katanya.

Tekad Dody Hentikan Penyimpangan Anggaran 

Menurut Dody, praktik penyimpangan anggaran yang terjadi selama ini telah menjadi kebiasaan yang harus segera dihentikan.

“Aliran itu sudah biasa, kebiasaan yang tidak boleh dilanjutkan dan tidak seharusnya lagi dikerjakan,” pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketum Gekrafs: Sejalan Visi Presiden Prabowo, Vonis Bebas Amsal Dorong Kebangkitan Ekonomi Kreatif

1 April 2026 - 20:07

Pemerintah Resmi Terapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Penggunaan Kendaraan Dinas 50 Persen

31 Maret 2026 - 21:28

Penahanan Amsal Sitepu Ditangguhkan, Ketum Gekrafs Kawendra: Hasil Dari Doa dan Dukungan Seluruh Pejuang Ekraf

31 Maret 2026 - 20:40

Sufmi Dasco Ahmad Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM

31 Maret 2026 - 19:35

RDPU Komisi III DPR-RI, Ketum Gekrafs Geram Ide dan Editing Dihargai Nol, Minta Amsal Sitepu Dibebaskan

30 Maret 2026 - 15:54

DPR RI Terapkan Kebijakan Efisiensi Anggaran: Rapat Tanpa Snack, Perjalanan Dinas Beralih Secara Virtual

30 Maret 2026 - 10:48

Trending di Nasional