Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 8 Mei 2024 ·

Sekda Maesyal Rasyid: PHBS Penting untuk Tuntaskan Stunting di Kabupaten Tangerang


 Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka pertemuan pemberdayaan PHBS lokus stunting di Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka pertemuan pemberdayaan PHBS lokus stunting di Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang  – Sekretaris Daerah (Sekda) Moch Maesyal Rasyid mengatakan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting digalakkan untuk menuntaskan stunting di Kabupaten Tangerang. Karena itu, sosialisasi dan pertemuan pemberdayaan PHBS tentang stunting kepada kader posyandu perlu sebagai garda terdepan.

“PHBS merupakan salah satu langkah penting yang harus terus digalakkan dalam menuntaskan stunting. Untuk itu, sosialisasi dan pembekalan kepada para kader posyandu sebagai garda terdepan penanganan sangat diperlukan,” jelas Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang, Kitri Bhakti Curug, Rabu (08/05/24).

Sekda membuka pertemuan pemberdayaan PHBS lokus stunting di Kabupaten Tangerang yang digelar oleh Dinas Kesehatan. Kegiatan ini dihadiri para kepala puskesmas dan ratusan kader posyandu dari tujuh desa/kelurahan.

Sekda mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah posyandu di Kabupaten Tangerang 2024 sebanyak 2.352 posyandu di 29 kecamatan. Jumlah kunjungan ibu dan balita ke posyandu periode Januari sampai Maret 2024 mencapai 66%.

Untuk itu, dia berharap para kader posyandu terus melayani masyarakat dengan humanis dan sepenuh hati agar peningkatan kunjungan ibu dan balita dapat tercapai signifikan.

“Saya berharap kader posyandu lebih giat melayani dengan sepenuh hati dan humanis dalam melakukan penimbangan bayi dan balita secara rutin dan berkala yang masuk dalam indikator PHBS,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Ahmad Muchlis menambahkan, posyandu dapat dijadikan tempat pemantauan perkembangan bayi dan balita serta memberikan pemahaman pentingnya PHBS bagi masyarakat.

“Posyandu dapat menjadi tempat memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita, dan kadernya memberikan pemahaman pentingnya PHBS secara menyeluruh,” kata Muchlis. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, 1.000 Lebih Mahasiswa Dapat Bekal Kuliah Demi Kejar Cita-Cita

1 September 2026 - 19:51

Bupati Tangerang Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang Di Teluknaga

1 September 2026 - 19:42

Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang

31 Agustus 2026 - 19:30

Resmikan 7 USB, Gubernur Andra Soni Wujudkan Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan Berkeadilan

31 Agustus 2026 - 12:13

Buka Workshop, Wakil Bupati Tangerang Tekankan Urgensi Positive Parenting dan Literasi Digital bagi Generasi Z dan Alfa

31 Agustus 2026 - 12:03

Bupati Tangerang Hadiri Peresmian SMAN 33 Bersana Gubernur Banten

31 Agustus 2026 - 11:31

Trending di Kabupaten Tangerang