Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kabupaten Tangerang · 8 Mei 2024 ·

Sekda Maesyal Rasyid: PHBS Penting untuk Tuntaskan Stunting di Kabupaten Tangerang


 Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka pertemuan pemberdayaan PHBS lokus stunting di Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka pertemuan pemberdayaan PHBS lokus stunting di Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang  – Sekretaris Daerah (Sekda) Moch Maesyal Rasyid mengatakan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting digalakkan untuk menuntaskan stunting di Kabupaten Tangerang. Karena itu, sosialisasi dan pertemuan pemberdayaan PHBS tentang stunting kepada kader posyandu perlu sebagai garda terdepan.

“PHBS merupakan salah satu langkah penting yang harus terus digalakkan dalam menuntaskan stunting. Untuk itu, sosialisasi dan pembekalan kepada para kader posyandu sebagai garda terdepan penanganan sangat diperlukan,” jelas Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang, Kitri Bhakti Curug, Rabu (08/05/24).

Sekda membuka pertemuan pemberdayaan PHBS lokus stunting di Kabupaten Tangerang yang digelar oleh Dinas Kesehatan. Kegiatan ini dihadiri para kepala puskesmas dan ratusan kader posyandu dari tujuh desa/kelurahan.

Sekda mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah posyandu di Kabupaten Tangerang 2024 sebanyak 2.352 posyandu di 29 kecamatan. Jumlah kunjungan ibu dan balita ke posyandu periode Januari sampai Maret 2024 mencapai 66%.

Untuk itu, dia berharap para kader posyandu terus melayani masyarakat dengan humanis dan sepenuh hati agar peningkatan kunjungan ibu dan balita dapat tercapai signifikan.

“Saya berharap kader posyandu lebih giat melayani dengan sepenuh hati dan humanis dalam melakukan penimbangan bayi dan balita secara rutin dan berkala yang masuk dalam indikator PHBS,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Ahmad Muchlis menambahkan, posyandu dapat dijadikan tempat pemantauan perkembangan bayi dan balita serta memberikan pemahaman pentingnya PHBS bagi masyarakat.

“Posyandu dapat menjadi tempat memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita, dan kadernya memberikan pemahaman pentingnya PHBS secara menyeluruh,” kata Muchlis. [red]

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Tangerang Harap KKMP Kelurahan Dadap Kosambi Berikan Tingkatkan Perekonomian Lokal

20 Januari 2026 - 20:52

Target 40 Km, Pemprov Banten Alokasikan Anggaran Rp164 Milyar Untuk Jalan Desa

19 Januari 2026 - 21:19

‘Bang Andra’ Wujudkan Mimpi Puluhan Tahun Warga Badak Anom Punya Jalan Desa ‘Mulus’

19 Januari 2026 - 19:47

Bupati Tangerang Dampingi Gubernur Banten Resmikan Jalan 1,3 Kilometer di Sindang Jaya

19 Januari 2026 - 19:36

Bupati Tangerang Dorong Peran Aktif Mahasiswa Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi

18 Januari 2026 - 22:37

Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Jayanti, Wabup Intan Ajak Warga Teladani Rasulullah SAW

18 Januari 2026 - 14:45

Trending di Kabupaten Tangerang