Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Banten · 12 Sep 2025 ·

Sekda Banten Deden Apriandhi: Layanan RSUD Banten Harus Profesional  


 Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan saat membuka Forum Konsultasi Publik Review Standar Pelayanan RSUD Banten di Gedung Auditorium RSUD Banten. Foto: ist Perbesar

Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan saat membuka Forum Konsultasi Publik Review Standar Pelayanan RSUD Banten di Gedung Auditorium RSUD Banten. Foto: ist

Serang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi meminta agar pelayanan kesehatan di RSUD Banten tidak hanya dilakukan secara profesional. Pelayanan juga harus mencerminkan empati, integritas, serta menunjukan komitmen pemerintah kepada masyarakat.

Pesan ini disampaikan Deden dalam Forum Konsultasi Publik Review Standar Pelayanan RSUD Banten di Gedung Auditorium RSUD Banten pada Jumat (12/9/2025).

Forum ini menjadi ruang dialog untuk mengevaluasi mutu layanan kesehatan sekaligus komitmen RSUD Banten untuk memberikan pelayanan kesehatan. Ia juga menegaskan bahwa pelayanan publik khususnya di bidang kesehatan tidak melulu pelayanan administratif.

“RSUD Banten memiliki tanggung jawab besar memberikan pelayanan profesional sekaligus berorientasi pada kebutuhan dan harapan masyarakat. Kualitas layanan tidak cukup dengan fasilitas, tetapi juga kepekaan, keterbukaan dan kemauan untuk terus berbenah,” ujarnya.

Deden juga menekankan pentingnya forum sebagai ruang untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan suara publik. Termasuk harapan dan keluhan dari masyarakat.

Apalagi, forum ini diikuti berbagai pihak mulai dari dinas kesehatan dari masing-masing kabupaten dan kota, direktur rumah sakit wilayah, BPJS Kesehatan, akademisi, organisasi profesi hingga perwakilkan dari pasien.

Selain itu, menurut Deden tantangan ke depan bidang kesehatan akan semakin kompleks. Makanya, kolaborasi lintas sektor, partisipasi publik dan inovasi bisa menjadi kunci terwujudnya layanan inklusif, responsif, dan berkeadilan.

Termasuk untuk para tenaga medis dan pegawai baik di RSUD Banten dan fasilitas layanan kesehatan lainnya. Mereka harus mengimplementasikan standar pelayanan kesehatan yang baik, profesional dan berempati.

“Harapannya, peningkatan pelayanan tidak hanya terjadi di RSUD Banten, tetapi juga di seluruh fasilitas kesehatan di Provinsi Banten,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho dalam kesempatan yang sama menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi pelayanan secara berkelanjutan. Salah satunya dengan membuka kanal masukan dari masyarakat.

“RSUD Banten menerima masukan melalui berbagai cara, baik langsung di bagian informasi atau humas promkes, maupun lewat kanal online, media sosial, hingga whistleblower system. Semua keluhan dan saran merupakan modal berharga untuk mengetahui kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, RSUD Banten juga meluncurkan inovasi Gercep Sidumas (Gerakan Cepat Mengatasi Pengaduan Masyarakat). Inovasi ini bertujuan untuk memastikan setiap pasien mendapat sambutan ramah, penjelasan alur layanan, dan solusi cepat atas keluhan.

“Pasien yang disambut dengan baik akan merasa dihargai dan terbantu. Bahkan sambutan ramah bisa memberi rasa tenang sebelum mereka mendapatkan perawatan,” kata Danang.[red]

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kirab HUT RI Ke-81, Gubernur Andra Soni dan Wali Kota Sachrudin Ajak Anak Muda Bangun Inovasi

16 Agustus 2026 - 15:02

Pemprov Banten Dukung Gerakan Eco Waste Group 1 Kopassus yang Kelola Sampah dari Hulu

16 Agustus 2026 - 14:13

Gubernur Andra Soni Kukuhkan Anggota Paskibraka Provinsi Banten

16 Agustus 2026 - 13:06

Gubernur Banten Andra Soni Sampaikan Duka untuk Korban Gempa NTT

16 Agustus 2026 - 11:08

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

15 Agustus 2026 - 06:25

Wali Kota Serang Budi Rustandi Lantik Tiga Pejabat Eselon II demi Percepatan Pembangunan

14 Agustus 2026 - 20:54

Trending di Banten