Kota Tangsel – Pemkot Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan terus berupaya melakukan komunikasi dengan sejumlah daerah guna melakukan kerjasama pembuangan sampah usai kontrak dengan TPA Cilowong Kota Serang Berakhir.
“Karena sekarang tahun politik, mereka juga belum mau membahas. Kita tidak bisa menunggu, kita koordinasi dengan daerah lain,” ungkap Kepala DLH Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, Rabu (24/4/2024).
Adapun koordinasi yang dilakukan oleh DLH Tangsel dengan daerah lain diantaranya dengan Kabupaten Bogor, Kabupaten Lebak, Pandeglang bahkan dengan Kabupaten Tangerang.
Meski begitu, ketiga wilayah yang disebut diatas, memiliki persoalan sampah yang sama dengan Tangsel namun hanya volumenya saja yang berbeda.
“Semuanya kita lakukan komunikasi, Cuma bahasa mereka, tunggu selesai tahun politik, tahapan pilkada kan sudah mulai,” ungkap Wahyu.
Menurut Wahyu persoalan sampah adalah isu strategis yang menjadi sorotan sejumlah pihak, sehingga harus dilakukan penuh dengan kehati-hatian dalam membangun Kerjasama pengelolaan sampah.
“Semua bahasanya sama, nanti lah tunggu habis tahun politik. Contoh kemaren kita ke Lebak, baru kunjungan, baru mau wacana, sudah rame. Jadi semua pihak khawatir ini nanti jadi bahan eksplorasi kepentingan politik,” ujarnya.
Namun demikian, Wahyu menerangkan bahwa pihaknya melakukan upaya pengurangan dan penanganan sampah disumber agar timbunan sampah di TPA Cipeucang tidak terlalu Overload.
“Sambil menunggu kontrak kerjasama dengan daerah lain, kami juga berupaya untuk terus melakukan Pengurangan sampah dari sumber melalui optimalisasi Bank Sampah dan TPS3R agar tidak terlalu banyak sampah yang masuk ke TPA Cipeucang,” Pungkasnya.[red]










