Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kota Tangerang Selatan · 24 Apr 2024 ·

Sambil Menunggu Kerjasama Sampah, DLH Kota Tangsel Optimalkan Pengurangan Sampah dari Sumber


 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman saat meninjau TPA Cipeucang. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman saat meninjau TPA Cipeucang. Foto: ist

Kota Tangsel – Pemkot Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan terus berupaya melakukan komunikasi dengan sejumlah daerah guna melakukan kerjasama pembuangan sampah usai kontrak dengan TPA Cilowong Kota Serang Berakhir.

“Karena sekarang tahun politik, mereka juga belum mau membahas. Kita tidak bisa menunggu, kita koordinasi dengan daerah lain,” ungkap Kepala DLH Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, Rabu (24/4/2024).

Adapun koordinasi yang dilakukan oleh DLH Tangsel dengan daerah lain diantaranya dengan Kabupaten Bogor, Kabupaten Lebak, Pandeglang bahkan dengan Kabupaten Tangerang.

Meski begitu, ketiga wilayah yang disebut diatas, memiliki persoalan sampah yang sama dengan Tangsel namun hanya volumenya saja yang berbeda.

“Semuanya kita lakukan komunikasi, Cuma bahasa mereka, tunggu selesai tahun politik, tahapan pilkada kan sudah mulai,” ungkap Wahyu.

Menurut Wahyu persoalan sampah adalah isu strategis yang menjadi sorotan sejumlah pihak, sehingga harus dilakukan penuh dengan kehati-hatian dalam membangun Kerjasama pengelolaan sampah.

“Semua bahasanya sama, nanti lah tunggu habis tahun politik. Contoh kemaren kita ke Lebak, baru kunjungan, baru mau wacana, sudah rame. Jadi semua pihak khawatir ini nanti jadi bahan eksplorasi kepentingan politik,” ujarnya.

Namun demikian, Wahyu menerangkan bahwa pihaknya melakukan upaya pengurangan dan penanganan sampah disumber agar timbunan sampah di TPA Cipeucang tidak terlalu Overload.

“Sambil menunggu kontrak kerjasama dengan daerah lain, kami juga berupaya untuk terus melakukan Pengurangan sampah dari sumber melalui optimalisasi Bank Sampah dan TPS3R agar tidak terlalu banyak sampah yang masuk ke TPA Cipeucang,” Pungkasnya.[red]

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 667 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sukses Tekan Pengangguran Terbuka, Pemkot Tangsel Raih Penghargaan dari Kemendagri RI

2 Desember 2025 - 17:21

Bangga! Kota Tangsel Raih Predikat Kota Terbaik TP2DD Tahun 2025 

28 November 2025 - 23:51

Pemkot Tangsel Kaji Perluasan Jaminan Sosial untuk 11.250 Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

28 November 2025 - 12:59

Pemkot Tangsel Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini Lewat Festival Hakordia 2025

27 November 2025 - 19:11

Kelola Sampah 60 Ton Perhari, Gubernur Banten Bakal Jadikan MRF Bintaro Sebagai Role Model

26 November 2025 - 21:22

Dekranasda Tangsel Art Festival 2025 Resmi Ditutup, Produk Lokal Kian Diminati

24 November 2025 - 22:18

Trending di Kota Tangerang Selatan