Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 24 Jun 2025 ·

Sachrudin: Berkat Kolaborasi Angka Prevalensi Stunting  di Kota Tangerang Terus Menurun


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memaparkan capaian program Penanganan Stunting dihadapan tim penilai. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memaparkan capaian program Penanganan Stunting dihadapan tim penilai. Foto: ist

Kota Tangerang – Upaya Kota Tangerang dalam menurunkan angka stunting membuahkan hasil positif. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, memaparkan capaian tersebut dalam Penilaian Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 yang digelar di Kantor Bappeda Provinsi Banten, Selasa (24/6).

Dalam paparannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Kota Tangerang terus menurun secara signifikan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, angka stunting di Kota Tangerang tercatat sebesar 11,2%, turun drastis dari 17,6% pada tahun sebelumnya. Bahkan, data surveilans gizi melalui sistem e-PPGBM menunjukkan angka yang lebih rendah, yakni 4,9%.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil nyata kerja kolaboratif kita semua. Ini bukan hanya kerja pemerintah, tapi buah dari sinergi bersama lintas sektor, dari tingkat kota hingga masyarakat,” ungkap Sachrudin.

Wali Kota menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan 8 Aksi Konvergensi yang diterapkan secara menyeluruh, mulai dari analisis situasi, perencanaan, rembuk stunting, manajemen data, hingga publikasi dan evaluasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Dari kelurahan sampai kota, semua bergerak bersama. Kami perkuat peran lebih dari 5.500 kader, 2.200 Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan 34 rumah sakit rujukan untuk memastikan anak-anak mendapatkan pelayanan yang optimal,” tambahnya.

Lebih jauh, Sachrudin menekankan pentingnya semangat kolaborasi yang hidup di lapangan, bukan sekadar di ruang rapat. Pemkot Tangerang, kata dia, aktif membangun forum koordinasi, pelatihan teknis, hingga kegiatan “Ngopi” atau Ngobrol Pintar untuk memperkuat sinergi dari level kelurahan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami ingin semangat gotong royong ini terus tumbuh. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa ciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Di era digital, Pemkot Tangerang juga memanfaatkan aplikasi SIDATA yang memungkinkan pemantauan pertumbuhan balita secara realtime. Dengan data yang terintegrasi dan akurat, pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

“Inovasi menjadi kunci. Kami hadirkan berbagai program seperti LAKSA GURIH ANGET, DAHSAT yang sudah menjangkau seluruh kelurahan, bedah rumah untuk keluarga stunting, pemberian pangan B2SA, hingga program Penganten Sehat yang bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk skrining kesehatan pranikah,” papar Sachrudin.

Sementara itu, Tim Penilai Provinsi Banten dari DP3AKKB, Haris Efendi, mengapresiasi langkah komprehensif Kota Tangerang dalam penanganan stunting, khususnya pelaksanaan rembuk stunting yang menyentuh hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan untuk Kota Tangerang. Rembuk stunting yang sudah dilakukan secara menyeluruh patut menjadi contoh. Kami harap, hasil dari rembuk tersebut dapat dijelaskan lebih lanjut untuk menjadi pembelajaran bersama,” ujar Haris.

Keberhasilan Kota Tangerang ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus memperkuat kerja kolaboratif dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting.[red]

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Apel Pegawai, Wali Kota Sachrudin Instruksikan Ini!

6 Juli 2026 - 12:42

Ika Lestari Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Kecamatan Cipondoh

5 Juli 2026 - 17:40

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang Periode 2026-2030

4 Juli 2026 - 22:01

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang

4 Juli 2026 - 18:39

Kota Tangerang Tampil di Karnaval Budaya Nusantara, Sachrudin : Bisa Jadi Magnet Wisatawan

2 Juli 2026 - 21:39

Wali Kota Sachrudin: Program 3G  Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh 

2 Juli 2026 - 19:33

Trending di Kota Tangerang