Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 5 Jun 2025 ·

PSEL Kota Tangerang ‘Mandeg’, Aktivis Lingkungan: Get Out Oligo!


 Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar Aksi simpatik di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar Aksi simpatik di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) yang concern dalam mendorong percepatan pelaksanaan PSEL di Kota Tangerang mendesak PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) untuk hengkang dari Proyek Strategis Nasional tersebut, Pasalnya hingga saat ini Juni 2025 PSEL belum juga beroperasi.

Get Out Oligo!, PSEL Kota Tangerang harus segera beroperasi, TPA Rawa Kucing sudah sangat mengkhawatirkan dan Overload,” Ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus, saat aksi simpatik di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang, Kamis (05/06/2025).

Ade berharap pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat mengambil alih segera pelaksanaan PSEL Kota Tangerang yang terkesan ‘mandeg’ dan tidak ada progress hingga juni tahun 2025.

“Kalau tidak mampu, silahkan hengkang, jangan menghambat PSN, untuk itu kami berharap pemerintah pusat melalui Danantara dapat segera mengambil alih PSEL agar dapat segera beroperasi secepat-cepatnya, ingat Perpres 35 tahun 2018 itu percepatan bukan memperlambat,” Tegasnya.

Untuk diketahui Kota Tangerang merupakan Kota pertama di Provinsi Banten yang melaksanakan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) usai ditandantanganinya MoU antara Pemkot Tangerang dengan PT. Oligo Infra Swarna Nusantara pada 09 Maret 2022 silam.

Namun, sejak ditandatanganinya MoU, pemenang tender PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) baru melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Addendum AMDAL dan terakhir penataan Gunungan sampah pada September 2024 lalu.

Proyek dengan nilai investasi sebesar Rp2,585 Triliun atau setara 184,65 juta dolar AS tersebut ditargetkan dimulai tahun 2023 dan pada tahun 2025 fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi.

Namun hingga Juni 2025, belum nampak aktivitas pembangunan fasilitas PSEL di TPA Rawa Kucing. Padahal proyek tersebut sangat mendesak mengingat kondisi TPA Rawa Kucing sudah hampir over kapasitas. [red]

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Firefighter Skill Competition 2026 Siap Digelar, Ayo Saksikan Aksi Heroik Damkar Kota Tangerang!

7 Agustus 2026 - 15:16

Lewat Sepak Bola, Wali Kota Sachrudin Dorong Persatuan dan Sinergi Antarlembaga

7 Agustus 2026 - 13:18

DLH Kota Tangerang Gencarkan Bebersih Kota Sambil Bagikan Bendera

7 Agustus 2026 - 11:53

Semarak Kemerdekaan, Sachrudin Pimpin ASN Mempercantik Kota dan Bagikan Bendera  

7 Agustus 2026 - 11:23

Kota Tangerang Masuk 6 Besar Nomine PTSP dan PPB, Maryono Paparkan Berbagai Inovasi Pelayanan Perizinan

6 Agustus 2026 - 19:40

Perkuat Sinergi Pengembangan Aerotropolis, Bappeda Rakor Bersama InJourney Airports

6 Agustus 2026 - 17:43

Trending di Kota Tangerang