Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 5 Jun 2025 ·

PSEL Kota Tangerang ‘Mandeg’, Aktivis Lingkungan: Get Out Oligo!


 Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar Aksi simpatik di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar Aksi simpatik di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) yang concern dalam mendorong percepatan pelaksanaan PSEL di Kota Tangerang mendesak PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) untuk hengkang dari Proyek Strategis Nasional tersebut, Pasalnya hingga saat ini Juni 2025 PSEL belum juga beroperasi.

Get Out Oligo!, PSEL Kota Tangerang harus segera beroperasi, TPA Rawa Kucing sudah sangat mengkhawatirkan dan Overload,” Ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus, saat aksi simpatik di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang, Kamis (05/06/2025).

Ade berharap pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat mengambil alih segera pelaksanaan PSEL Kota Tangerang yang terkesan ‘mandeg’ dan tidak ada progress hingga juni tahun 2025.

“Kalau tidak mampu, silahkan hengkang, jangan menghambat PSN, untuk itu kami berharap pemerintah pusat melalui Danantara dapat segera mengambil alih PSEL agar dapat segera beroperasi secepat-cepatnya, ingat Perpres 35 tahun 2018 itu percepatan bukan memperlambat,” Tegasnya.

Untuk diketahui Kota Tangerang merupakan Kota pertama di Provinsi Banten yang melaksanakan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) usai ditandantanganinya MoU antara Pemkot Tangerang dengan PT. Oligo Infra Swarna Nusantara pada 09 Maret 2022 silam.

Namun, sejak ditandatanganinya MoU, pemenang tender PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) baru melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Addendum AMDAL dan terakhir penataan Gunungan sampah pada September 2024 lalu.

Proyek dengan nilai investasi sebesar Rp2,585 Triliun atau setara 184,65 juta dolar AS tersebut ditargetkan dimulai tahun 2023 dan pada tahun 2025 fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi.

Namun hingga Juni 2025, belum nampak aktivitas pembangunan fasilitas PSEL di TPA Rawa Kucing. Padahal proyek tersebut sangat mendesak mengingat kondisi TPA Rawa Kucing sudah hampir over kapasitas. [red]

Artikel ini telah dibaca 269 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Upaya Mitigasi Jangka Panjang, Pemkot Tangerang Tuntaskan Normalisasi Kali Serua

17 Juli 2026 - 20:24

Masyarakat Laporkan Jalan Rusak Lewat Kanal Resmi, DPUPR Kota Tangerang Tindaklanjuti 

17 Juli 2026 - 20:14

APBD 2025 Tuntas Dipertanggungjawabkan, Sachrudin-Maryono Mantapkan Agenda Pembangunan 2027

15 Juli 2026 - 19:04

Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Aktivis Lingkungan Apresiasi BPBD Kota Tangerang

15 Juli 2026 - 14:09

Sachrudin Minta Jajarannya Terus Berinovasi dan Hadir ditengah Masyarakat

14 Juli 2026 - 17:52

Realisasi Pajak Capai 60 Persen, BPKD Kota Tangerang Optimis Kolaborasi Tokopedia Dongkrak PAD

14 Juli 2026 - 16:59

Trending di Kota Tangerang