Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Kota Tangerang · 19 Apr 2024 ·

Pj Wali Kota Nurdin Siapkan Skema Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat


 Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin, S.Sos.,M.Si saat memimpin Rapat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Foto: ist Perbesar

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin, S.Sos.,M.Si saat memimpin Rapat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Foto: ist

Kota Tangerang – Permasalahan sampah masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius bagi semua pihak. Tak terkecuali di Kota Tangerang dengan volume sampah yang mencapai 1500 ton per harinya.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan skema Pengelolaan Sampah Terpadu sebagai salah satu solusi permasalahan sampah di Kota Tangerang.

“Secara tradisional, selama ini pengelolaan sampah sudah kita lakukan dengan mengumpulkan pada titik-titik tertentu ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS), untuk kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir di Rawa Kucing. Namun, mengingat kapasitas tempat pembuangan yang semakin lama semakin terbatas tentunya diperlukan tata kelola alternative. Salah satunya adalah dengan upaya mereduksi volume sampah dari sumbernya,” terang Pj Wali Kota, dalam arahannya saat memimpin audiensi dengan para Kepala Perangkat Daerah di Ruang Rapat Wali Kota Tangerang, Jum’at, (19/04).

Untuk itu, Dr. Nurdin, memdorong agar pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus dimasifkan sebagai upaya mereduksi volume sampah dari sumbernya.

“Konsep zero waste mulai dari reduce, reuse dan recycle harus dapat dimulai dari rumah tangga. Untuk itu, perlu dimasifkan selain melalui edukasi juga harus ditunjang dengan program yang dapat memberikan value berupa nilai ekonomis dan ekologis,” jabar Dr. Nurdin.

“Seperti yang sudah dilakukan di beberapa tempat yaitu Gemas Implan atau di Kampumg Genpul. Kita dorong agar dapat lebih menggiatkan koperasinya dan diintegtasikan dengan bank sampah serta pemanfaatan teknologi dan aplikasi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Dr. Nurdin, mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan mengurangi dan memilah sampah rumah tangga.

“Mindsetnya harus diubah bukan lagi membuang sampah pada tempatnya, tetapi menyimpannya di tempat yang sesuai dengan kategorinya untuk nanti dikumpulkan petugas menjadi produk-produk bernilai ekonomis atau menghasilkan uang serta bernilai ekologis atau bermanfaat bagi keberlangsungan ekosistem di lingkungan kita,” tukas Pj. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Layanan Jantung dan Stroke Gratis BPJS, Wamenkes: Cath Lab RSUD Kota Tangerang Setara RS Rujukan Nasional

14 Februari 2026 - 14:26

Gerakan Banten ASRI, Puluhan Ton Sampah Kali Sabi Dibersihkan Relawan

14 Februari 2026 - 11:58

Dukung Galang RTHB, Maryono Tegaskan Komitmen Tangerang Bangun Kota Sehat

13 Februari 2026 - 17:53

Kolaborasi Wujudkan ASRI, Kemen LH- Pemkot Tangerang dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Massal 

13 Februari 2026 - 13:47

Diikuti Pasangan Non-Muslim, Sachrudin: Kebahagiaan Ngebesan Milik Semua Warga 

12 Februari 2026 - 16:35

Satukan Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah, Tangerang Bershalawat Jadi Majelis Perekat

12 Februari 2026 - 08:42

Trending di Kota Tangerang