Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 1 Nov 2026 ·

Manfaatkan Teknologi, Mendes Dorong Limbah Produk Unggulan Jadi Energi Alternatif bagi Desa


 Mendes Yandri Susanto saat launching Biomassa berbasis Ekonomi Kerakyatan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), di GOR Jaya Baya, Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang. Foto: Ist Perbesar

Mendes Yandri Susanto saat launching Biomassa berbasis Ekonomi Kerakyatan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), di GOR Jaya Baya, Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang. Foto: Ist

SERANG – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong, perkembangan penelitian PT. PLN EPI dapat diarahkan pada pemanfaatan limbah turunan dari berbagai produk unggulan menjadi sumber energi alternatif, khususnya bagi masyarakat desa.

Mendes Yandri juga mengapresiasi PT. PLN EPI, lantaran material yang sebelumnya dianggap sebagai sampah tak berguna dan berpotensi membebani lingkungan, kini dapat diolah menjadi energi yang memiliki nilai manfaat.

“Dulu mungkin orang melihat limbah, turunan dari produk-produk andalan, itu tidak ada manfaatnya. Itu ternyata dengan kecanggihan teknologi, dan terus dilakukan penelitian-penelitian, bahwa tadi yang dianggap sampah tidak berguna, cenderung membebani alam semesta, ternyata itu bisa kita geser menjadi energi alternatif,” kata Mendes Yandri saat memberi arahan pada agenda launching Biomassa berbasis Ekonomi Kerakyatan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), di GOR Jaya Baya, Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (31/10/2026).

Mendes Yandri juga menambahkan, peluncuran program yang menyasar pengembangan potensi desa ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk menunjukkan keseriusan dalam mendorong kemajuan desa.

Melalui peluncuran tersebut, seluruh pihak; baik PT. PLN EPI dan BUM Desa diharapkan dapat membangun komitmen nyata agar berbagai potensi yang dimiliki di desa dapat digali dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap betul, launching hari ini bukan sekedar seremonial. Tapi ini juga sebagai tonggak keseriusan kita, bukan hanya kita ingin gagah-gagahan Bapak/Ibu. Sebenarnya itu ujungnya tadi kita ingin memastikan. Potensi apapun di desa bisa dimaksimalkan,” jelas Mendes Yandri.

Mendes Yandri juga berharap ada upaya memperluas cakupan pelaksanaan program pengembangan biomassa berbasis pemanfaatan limbah itu, agar tidak hanya terpusat di tiga desa di Serang, sebagai lokasi awal percontohan, tetapi dapat direplikasi di lebih banyak desa di seluruh Indonesia.

Perluasan program ini dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa sekaligus mendorong pemanfaatan limbah menjadi sumber energi dan produk bernilai tambah yang berkelanjutan.

Dengan 75.266 desa di seluruh Indonesia, Indonesia dinilai berpeluang besar untuk mengembangkan ekosistem biomassa berbasis potensi dan sumber daya lokal. Sebab setiap desa menyimpan karakteristik serta potensi limbah yang dapat diolah menjadi sumber daya mandiri dan produktif.

“Oleh karena itu, ini harus kita kawal, tidak boleh hanya sekedar launching. Tadi baru dua desa, targetnya jadi enam desa, sepuluh desa, itu terlalu sedikit menurut saya. Karena jumlah desa di Indonesia itu sebanyak 75.266 desa,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan itu; Bupati Serang; Ratu Rachmatu Zakiyah, Direktur Utama PT. PLN EPI Rakhmad Dewanto, Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia; Hokkop Situngkir.

Sementara itu, Mendes Yandri didampingi seluruh jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.[red]

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GEKRAFS Lantik DPLN Tiongkok, Siapkan Ekspansi di Guangzhou, Beijing, Shenzhen, dan Shanghai

1 November 2026 - 07:41

Beri Penghargaan Kepada Desa Berkinerja Baik, Mendes Yandri Sebut Pencegahan Stunting Jadi Kata Kunci Kemajuan Bangsa

1 November 2026 - 05:25

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono Ungkap Kisah Cinta yang Dibayangi Rahasia Keluarga

31 Oktober 2026 - 18:38

Wamenhaj Dahnil: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

30 Oktober 2026 - 19:57

Wujudkan 75.266 Desa Bersinar, Mendes Yandri Bertemu Kapolri Suyudi

30 Oktober 2026 - 19:25

Menteri PU Petakan Banjir Kali Angke: Jembatan Bailey Dipasang, Bendung Polor Bakal Dibongkar

30 Oktober 2026 - 18:04

Trending di Banten