Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 5 Jan 2023 ·

Limbah Rock Wool Berceceran, Jari Tangan Warga Manis Jaya Melepuh


 Kondisi jari tangan salah seorang warga pemilah limbah, terlihat melepuh seperti habis terbakar. Foto : Istimewa. Perbesar

Kondisi jari tangan salah seorang warga pemilah limbah, terlihat melepuh seperti habis terbakar. Foto : Istimewa.

Kota Tangerang – Potret mengejutkan berupa tumpukan limbah Rock Wool masih dalam bungkusan plastik kuning ditemukan berserakan di kawasan industri Manis Jaya tepatnya di Rt 003/001 Kelurahan Manis Jaya Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang, Rabu, (04/01/2023).

Limbah Rock Wool dalam Plastik Kuning Ditemukan berserakan. Foto : Istimewa

Nampak salah seorang pemilah limbah Rock Wool dalam kondisi yang memprihatinkan, beberapa jari tangan terlihat melepuh seperti habis terbakar.

Berdasarkan penelusuran tangerangpos.id bahwa limbah tersebut diduga bersumber dari PT.BMKK merupakan industri yang memproduksi kasur dan ssjumlah perlengkapan interior, yang lokasi industrinya tidak jauh dari ditemukannya limbah tersebut.

Setelah adanya temuan tersebut, Lurah Manis Jaya, Hadiningrat Yanto beserta Aparatur Kelurahan Manis Jaya Menindaklanjuti dengan datang langsung ke lokasi dan mengkonfirmasi ke industri yang dimaksud.

“Pihak BMKK mengakui bahwa limbah tersebut bersumber dari industrinya, menurut pengakuan perwakilan BMKK bahwa saat membeli bahan Rock Wool di Toko memang pakai plastik kuning, sisa bahan Rock Wool yang sudah tidak digunakan dimasukan kembali ke plastik kuning, dan diangkut oleh pengelola limbah di wilayah tersebut,” Jelas Agus Ibrahim, Kasie Kemasyarakatan Kelurahan Manis Jaya Kecamatan Jatiuwung. Rabu (04/01/2023).

Adapun mengenai penanganan kesehatan masyarakat disekitar lokasi, pihak Kelurahan Manis Jaya telah melakukan kordinasi dengan dinas terkait untuk segera mendapatkan atensi dan penanganan.

“Kita sudah laporkan dan kordinasikan dengan dinas terkait, ” Pungkasnya.

Untuk diketahui Rock Wool merupakan produk serat mineral ringan yang dapat menyerap suara dan panas, biasanya digunakan untuk peredam suara dan media tanam.

Rock Wool terbuat dari bebatuan, umumnya kombinasi dari batuan basalt, batu kapur, dan batu bara, yang dipanaskan mencapai suhu 1.600 derajat Celcius sehingga meleleh menjadi seperti lava, dalam keadaan mencair ini, batuan tersebut disentrifugal membentuk serat-serat. Setelah dingin, kumpulan serat ini dipotong dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. (Red)

 

Artikel ini telah dibaca 295 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Lakukan Pencemaran Udara, Aktivis Lingkungan Adukan Aktivitas Pembakaran PT. Sheng Da Steel ke KLH

18 Juli 2026 - 20:55

Kadinkes Kota Tangerang: Asap Pembakaran Sampah Berbahaya Bagi Pernapasan

18 Juli 2026 - 13:24

Upaya Mitigasi Jangka Panjang, Pemkot Tangerang Tuntaskan Normalisasi Kali Serua

17 Juli 2026 - 20:24

Masyarakat Laporkan Jalan Rusak Lewat Kanal Resmi, DPUPR Kota Tangerang Tindaklanjuti 

17 Juli 2026 - 20:14

Selain UGD 24 Jam, RSUD Panunggangan Barat Fokus Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

17 Juli 2026 - 13:22

APBD 2025 Tuntas Dipertanggungjawabkan, Sachrudin-Maryono Mantapkan Agenda Pembangunan 2027

15 Juli 2026 - 19:04

Trending di Kota Tangerang