Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang Selatan · 27 Agu 2024 ·

Kerjasama Pengelolaan Sampah, DLH Kota Tangsel dan DLH Jawa Barat Bahas Pelaksanaan Operasional TPPAS Regional Lulut Nambo


 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman saat meninjau TPA Cipeucang. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman saat meninjau TPA Cipeucang. Foto: ist

Kota Tangsel – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat pada hari ini Selasa (27/08/2024) mengundang stakeholders terkait termasuk salah satunya adalah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan untuk membahas pelaksanaan operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo Bogor.

Untuk diketahui bahwa TPPAS Regional Lulut Nambo Bogor pada fase 1 dengan kapasitas 50ton/hari telah dilaksanakan sejak tanggal 20 Agustus 2024.

“Iya betul kami diundang DLH Jawa Barat untuk turut serta membahas pelaksanaan operasional TPPAS Regional Lulut Nambo, Semoga melalui sinergi dengan Pemprov Jawa Barat dan Bogor ini dapat merumuskan kesepakatan dan solusi terbaik dalam pengelolaan sampah khususunya Kota Tangerang Selatan,” Ungkap Kepala Dinas LH Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman kepada TangerangPos, Selasa (27/08/2204).

Wahyunoto menambahkan dalam hal penanganan sampah harus dari hulu kehilir dimana terdapat dua hal utama, pertama adalah pengurangan sampah dari sumber (Zero Waste) dan yang kedua adalah pengelolaan sampah di TPPAS melalui tekhnologi tepat guna dan ramah lingkungan.

“Dalam penanganan sampah dibutuhkan kesadaran kolektif bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama seluruh pihak, dalam upaya pengurangan sampah disumber, kita terus berupaya melakukan edukasi melalui komunikasi perubahan perilaku masyarakat dengan pengetahuan 3R (Reuse, Reduce dan Recycle),” Paparnya.

Selain itu, Wahyunoto mengajak kepada para pelaku usaha pengepul dan pengelola sampah untuk bersama-sama memiliki perhatian yang sama dalam pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan.

“Bukan hanya sekedar ambil keuntungan dan cuan dari sampah saja, tapi juga bersama-sama ikut memikirkan dan memberikan solusi melalui aksinnyata dalam penanganan sampah di Kota Tangerang Selatan,” Tandasnya.

Terkait upaya terakhir penanganan sampah melalui pengelolaan sampah di TPA, bahwa Kota Tangsel merupakan salah satu Kota yang diamanatkan Perpres dalam program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Sambil menunggu PSEL berjalan, berhubung kapasitas TPA Cipeucang sudah tidak memadai maka sedang kami upayakan komunikasi intensif kerjasama dengan Pemrov Jabar terkait TPPAS Regional Lulut Nambo Bogor, minta do’anya mudah-mudahan dilancarkan,” Pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Benyamin Umumkan Insentif Pajak, BPHTB Waris di Tangsel Didiskon 81 Persen

16 Agustus 2026 - 09:59

Dikukuhkan Wali Kota Benyamin, 50 Paskibraka Tangsel Siap Jalankan Amanah di HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026 - 08:19

Wali Kota Benyamin Tekankan Peran Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget Anak

13 Agustus 2026 - 06:09

Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting melalui SIGAP Anak Sehat 2026

10 Agustus 2026 - 14:02

Belasan Pengurus dan Kader Eks Partai Perindo Login ke PSI Tangsel: Partai Dekat dengan Rakyat

9 Agustus 2026 - 09:15

Pelantikan PCNU Tangsel 2026-2031, Benyamin Tekankan Kolaborasi Perkuat Manfaat bagi Masyarakat

9 Agustus 2026 - 06:54

Trending di Kota Tangerang Selatan