Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang Selatan · 27 Agu 2024 ·

Kerjasama Pengelolaan Sampah, DLH Kota Tangsel dan DLH Jawa Barat Bahas Pelaksanaan Operasional TPPAS Regional Lulut Nambo


 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman saat meninjau TPA Cipeucang. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman saat meninjau TPA Cipeucang. Foto: ist

Kota Tangsel – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat pada hari ini Selasa (27/08/2024) mengundang stakeholders terkait termasuk salah satunya adalah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan untuk membahas pelaksanaan operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo Bogor.

Untuk diketahui bahwa TPPAS Regional Lulut Nambo Bogor pada fase 1 dengan kapasitas 50ton/hari telah dilaksanakan sejak tanggal 20 Agustus 2024.

“Iya betul kami diundang DLH Jawa Barat untuk turut serta membahas pelaksanaan operasional TPPAS Regional Lulut Nambo, Semoga melalui sinergi dengan Pemprov Jawa Barat dan Bogor ini dapat merumuskan kesepakatan dan solusi terbaik dalam pengelolaan sampah khususunya Kota Tangerang Selatan,” Ungkap Kepala Dinas LH Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman kepada TangerangPos, Selasa (27/08/2204).

Wahyunoto menambahkan dalam hal penanganan sampah harus dari hulu kehilir dimana terdapat dua hal utama, pertama adalah pengurangan sampah dari sumber (Zero Waste) dan yang kedua adalah pengelolaan sampah di TPPAS melalui tekhnologi tepat guna dan ramah lingkungan.

“Dalam penanganan sampah dibutuhkan kesadaran kolektif bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama seluruh pihak, dalam upaya pengurangan sampah disumber, kita terus berupaya melakukan edukasi melalui komunikasi perubahan perilaku masyarakat dengan pengetahuan 3R (Reuse, Reduce dan Recycle),” Paparnya.

Selain itu, Wahyunoto mengajak kepada para pelaku usaha pengepul dan pengelola sampah untuk bersama-sama memiliki perhatian yang sama dalam pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan.

“Bukan hanya sekedar ambil keuntungan dan cuan dari sampah saja, tapi juga bersama-sama ikut memikirkan dan memberikan solusi melalui aksinnyata dalam penanganan sampah di Kota Tangerang Selatan,” Tandasnya.

Terkait upaya terakhir penanganan sampah melalui pengelolaan sampah di TPA, bahwa Kota Tangsel merupakan salah satu Kota yang diamanatkan Perpres dalam program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Sambil menunggu PSEL berjalan, berhubung kapasitas TPA Cipeucang sudah tidak memadai maka sedang kami upayakan komunikasi intensif kerjasama dengan Pemrov Jabar terkait TPPAS Regional Lulut Nambo Bogor, minta do’anya mudah-mudahan dilancarkan,” Pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bulan Bakti Karang Taruna, Benyamin-Pilar Dorong Pemuda Tangsel Jadi Penggerak Perubahan

27 September 2026 - 23:57

Pemkot Tangsel Pertahankan Prestasi TP2DD, Raih Juara 1 Wilayah Jawa-Bali 2026

26 September 2026 - 22:39

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Gubernur Banten Andra Soni Pesankan Empat Sifat Teladan Rasulullah

26 September 2026 - 22:14

Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak, Tzu Chi Sinarmas Salurkan Bantuan untuk Warga Ring 1 TPA Cipeucang

24 September 2026 - 13:48

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Pemerintah Daerah, Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Pajak di Indonesia

23 September 2026 - 15:55

Gubernur Andra Soni Apresiasi Inovasi Pemkot Tangsel dalam Integrasi Pelayanan Perpajakan dan Pertanahan

22 September 2026 - 12:59

Trending di Banten