Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 2 Nov 2023 ·

Keluhkan Jam Operasional Bus Tayo, Pemilik dan Pengemudi B02 Ngadu ke DPRD


 Pemilik dan Pengemudi Angkot B.02 saat mengadu ke DPRD Kota Tangerang. Foto: Tangerangpos Perbesar

Pemilik dan Pengemudi Angkot B.02 saat mengadu ke DPRD Kota Tangerang. Foto: Tangerangpos

Kota Tangerang – Jadwal Bus Tayo yang pada awalnya telah disepakati secara lisan antara pengemudi angkutan umum konvensional dengan PT TNG yakni mulai dari pukul 06:00 hingga 18:00 menuai polemik dan dikeluhkan oleh pemilik dan pengemudi angkot B.02.

Pasalnya berdasarkan fakta dilapangan, jam operasional bus yang melayani Ciledug Tangerang kurang sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama.

Hal itu diungkapkan Kelana Zulfikar salahseorang pemilik angkutan umum B02 jurusan Ciledug – Cikokol saat digelarnya rapat dengar pendapat antara DPRD Kota Tangerang, pengemudi angkot B02, dan PT TNG pengelola bus Tayo, kamis (2/11/2023).

“Kami melihatnya ini sudah jauh dari apa yang disampaikan oleh PT. TNG dan operator bus Tayo PT Tiara Perkasa Mobil,” kata Kelana Zulfikar

Selain itu, masalah waktu tunggu penumpang dari bus Tayo juga menjadi persoalan yang disebut – sebut menjadikan pendapatan sopir angkot dan pemilik angkot terjun bebas.

“Kami memohon temen temen pengemudi Tayo dibatasi hanya 10 menit,” ungkap Kelana Zulfikar

Menurut dia, sistem tunggu yang kurang ditata disebut Simanulang merugikan pengemudi angkutan umum konvensional sehingga tidak lagi ada celah bagi dirinya dan puluhan pengemudi.

“Mereka penuh sampai overload, jadi kalau belum penuh ngga mau jalan apalagi di jam jam sewa kan jam sewa itu harapan kita,” ungkapnya

Bukan cuma itu, harga yang dipatok lebih murah ketimbang angkutan umum konvensional membuat para pengusaha angkutan umum konvensional dan pengemudinya mendesak agar PT. TNG bisa menerapkan non tunai agar angkutan umum dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang masih menggunakan uang tunai sebagai pembayaran.

“Ketegasan dari PT TNG untuk memecat para pengemudi bus Tayo yang masih menerima ongkos secara  tunai kami harapkan,” jelas Simanulang.

Menanggapi hal itu, Wakil ketua DPRD Kota Tangerang H. Turidi Susanto mengungkapkan keluhan dan aspirasi yang disampaikan dinilai positif lantaran politisi Gerindra tersebut menilai diskusi panjang yang dilakukan hari ini telah menemui titik temu.

“Berkaitan dengan jam waktu dan anggaran kami dari DPRD akan mencoba memanggil PT TNG beserta dishub dan DPKAD selaku bagian keuangan untuk menanyakan apakah kita bisa menambah anggaran untuk memaksimalkan anggaran,” ungkap Turidi.

Menurutnya, hal tersebut dinilai perlu lantaran pelayanan publik dalam hal ini transportasi angkutan umum memiliki urgensi secara keseluruhan sehingga pemerintah kota Tangerang harus dapat dan dituntut bagaimana untuk memberikan pelayanan prima terhadap masyarakatnya.

“Saya kira anggaran yang dulu sempat terecofusing dengan adanya covid, saya kira anggaranya jika ada dan memungkinkan kita minta tambah sehingga jam operasionalnya bisa maksimal,” jelas dia.

Ia berharap kepada operator Bus Rapid Tangerang atau lebih dikenal dengan Tayo dapat lebih arief dan bijaksana dalam pelaksanaan dilapangan, dengan mempertimbangkan nasib para pemilik dan pengemudi angkutan umum B02.

“Temen Temen B02 juga ingin memberikan pelayanan juga kepada pelanggannya, saya kira itu yang harus diperhatikan,” Pungkasnya. [Fale/Bule]

Artikel ini telah dibaca 702 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perdana, Muludan Tiga Masjid – Satu Perayaan! Sachrudin-Maryono Perkuat Syiar dan Ukhuwah

25 Agustus 2026 - 15:06

Tinjau CKG dan BIAS, Sachrudin: Kesehatan Anak Investasi Masa Depan

24 Agustus 2026 - 16:51

Turun ke Wilayah, Maryono Pacu Kecamatan Makin Sigap Melayani Warga

24 Agustus 2026 - 11:58

Buka Kejurnas Hoki 2026, Gubernur Andra Soni Tegaskan Kesiapan Banten Jadi Tuan Rumah Ajang Nasional

23 Agustus 2026 - 19:48

Perkuat Pembinaan Atlet, Gubernur Andra Soni Bakal Bangun Fasilitas Hockey di Kota Tangerang

23 Agustus 2026 - 18:54

Tuan Rumah Kejurnas Hockey, Sachrudin: Tempa Atlet Menuju Pentas Dunia

23 Agustus 2026 - 17:06

Trending di Kota Tangerang