Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Nasional · 14 Jun 2024 ·

Elektabilitas Zaki Iskandar Terus Naik, Intensitas ‘Sapa Warga’ Menjadi Pemicu


 Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar. Foto: ist Perbesar

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar. Foto: ist

Jakarta – Jelang perhelatan Pilkada Jakarta 27 November mendatang, elektabilitas Ketua DPD Golkar DKI Jakarta yang juga Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar terus beranjak naik bahkan masuk dalam 10 Besar.

“Survey yang kami lakukan pada Maret elektabilitas pak Zaki masih berada di 15 Besar, lalu naik pada akhir Mei masuk kedalam 10 Besar,bahkan masuk dalam 5 Besar Top Of Mind,” Ujar Peneliti Jaringan Nurani Rakyat, Iman Sampurna kepada TangerangPos, Jum’at (14/06/2024).

Menurut Iman, intensitas Zaki melakukan blusukan menyapa warga Jakarta menjadi pemicu naiknya elektabilitas Bupati Tangerang dua periode tersebut.

“Memang Kanvasing terlihat masih kurang, namun intensitas blusukan menyapa warga Jakarta pak Zaki semakin sering, dan itu menjadi pemicu naiknya elektabilitas,” Tambah iman.

Iman juga menerangkan bahwa dari seluruh kandidat Bakal Calon Gubernur Jakarta yang terlihat aktif dan serius menyiapkan diri maju Pilkada DKI Jakarta hanya Zaki Iskandar.

“Sejak awal menduduki Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Pak Zaki nampak fokus dan telah mempersiapkan diri maju pada Pilkada DKI Jakarta dibandingkan dengan kandidat lainya yang baru muncul belakangan,” Tandasnya.

Terkait dengan majunya Anies Baswedan sebagai kompetitor serius Pilkada DKI Jakarta, Iman mengingatkan bahwa ada anomali Pilkada Jakarta bahwa Incumbent selalu kalah.

“Jakarta ini unik, bahkan ada anomali bahwa Incumbent selalu kalah, dan perlu diingat saat Pilpres kemarin pak Anies kalah di Jakarta, namun kehadiran pak Anies menambah keseriusan hadirnya adu gagasan di Pilkada Jakarta,” Pungkasnya. [red]

 

 

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terkait KUR Ekraf, Kawendra Minta Himbara Tanpa Keraguan!

21 Mei 2026 - 22:04

Kawendra Lukistian Nilai Prabowo Di Rapat Paripurna Pertegas Indonesia Berdikari dan Berdaulat Secara Ekonomi

21 Mei 2026 - 20:54

Kunjungi BEI, Sufmi Dasco: Bursa Kita Kedepan Akan Semakin Kuat

19 Mei 2026 - 20:58

KPK Wanti-wanti Pokir DPRD: Bukan Ruang Kompromi dan Alat Transaksi

17 Mei 2026 - 23:17

DPP Gekrafs Resmi Melantik DPW & DPC Gekrafs se-Sulawesi Tenggara, Kawendra Tegaskan Potensi Ekraf di Bumi Anoa

17 Mei 2026 - 10:57

Melepas Jamaah Haji Jember, Mas Kawe: Berkat Presiden Prabowo Tahun Ini Jamaah Haji Jawa Timur Meningkat

15 Mei 2026 - 20:03

Trending di Nasional