Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 26 Apr 2026 ·

Dengar Keluhan Warga Soal Harga Rokok, Annisa Mahesa Soroti Maraknya Rokok Ilegal


 Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, kembali melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya. Foto: ist Perbesar

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, kembali melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya. Foto: ist

Kota Serang – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, kembali melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, pada Minggu (26/4).

Dalam pertemuan tersebut, Annisa menyerap aspirasi masyarakat, termasuk keluhan sejumlah bapak-bapak terkait kenaikan harga rokok yang dirasakan semakin memberatkan.

Dalam suasana diskusi yang terbuka, beberapa warga menyampaikan bahwa harga rokok yang terus meningkat mendorong sebagian masyarakat beralih ke rokok dengan harga lebih murah, yang tidak jarang merupakan rokok ilegal. Menanggapi hal tersebut, Annisa menyoroti bahwa fenomena ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga berisiko bagi kesehatan masyarakat.

“Ketika harga rokok semakin tinggi, ada kecenderungan masyarakat mencari alternatif yang lebih murah. Di sinilah rokok ilegal masuk dan menjadi masalah, karena tidak terjamin kualitasnya dan merugikan negara,” ujar Annisa.

Ia menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal perlu menjadi perhatian bersama, baik dari sisi penegakan hukum maupun edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, rokok ilegal tidak hanya menghindari kewajiban cukai, tetapi juga berpotensi tidak memenuhi standar produksi yang semestinya.

Selain itu, Annisa juga mengajak masyarakat untuk mulai mempertimbangkan kembali pola konsumsi rokok, baik dari sisi kesehatan maupun pengeluaran rumah tangga.

“Kalau bisa dikurangi, itu jauh lebih baik. Karena dampaknya bukan hanya ke kesehatan, tapi juga ke kondisi ekonomi keluarga,” tambahnya.

Melalui reses ini, Annisa menegaskan komitmennya untuk terus membawa aspirasi masyarakat ke tingkat pusat, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih seimbang antara perlindungan masyarakat, kesehatan publik, dan penerimaan negara.

“Setiap masukan dari warga adalah bahan penting bagi kami dalam merumuskan langkah ke depan. Harapannya, kebijakan yang diambil bisa benar-benar menjawab kondisi di lapangan,” tutup Annisa.[red]

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni: Sudah 60.705 Siswa Penerima Manfaat Sekolah Gratis di 801 Sekolah Swasta

30 April 2026 - 07:19

Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

29 April 2026 - 22:09

Pelopor Kesehatan Masyarakat, Kadinkes Banten Ati Paramudji Hastuti Raih Kartini Awards 2026

29 April 2026 - 21:51

Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga 

29 April 2026 - 20:41

Kunci Rombel 36 Siswa Per Kelas, Kepala Dindikbud Banten: Komitmen Menjaga Integritas SPMB Tahun 2026

29 April 2026 - 11:47

Komitmen ‘Membangun dari Desa’, Gubernur Andra Soni Alokasikan Rp167,4 Miliar Bangun 46,71 Kilometer Jalan Poros Desa

29 April 2026 - 08:11

Trending di Banten