Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kota Tangerang · 11 Okt 2023 ·

Cleanup Day Every Day, Banksasuci Bersihkan 12 Ton Sampah di Bantaran Sungai Cisadane


 Ratusan Aktivis dan Penggiat Lingkungan Hidup saat Aksi Bebersih Sampah di Bantaran Sungai Cisadane dalam kampanye Cleanup Day Every Day. Foto: Jambrong Perbesar

Ratusan Aktivis dan Penggiat Lingkungan Hidup saat Aksi Bebersih Sampah di Bantaran Sungai Cisadane dalam kampanye Cleanup Day Every Day. Foto: Jambrong

Kota Tangerang – Aktivis dan Penggerak Lingkungan Hidup yang tergabung dalam Banksasuci bersama masyarakat dan stakeholders terkait berhasil bersihkan 12 Ton sampah di bantaran Sungai Cisadane dalam kegiatan kampanye edukasi Cleanup Day Every Day, Rabu, (11/10/2023).

Tema kampanye kali ini adalah “Mulai dari Sungai, Jangan Nunggu Numpuk di Pantai”, merupakan seruan dan ajakan kepada semua pihak bahwa untuk menjaga laut dan pantai tetap terjaga, maka harus dimulai dengan menjaga, merawat dan melestarikan Sungai.

Penggagas kegiatan sekaligus Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus menjelaskan bahwa menurutnya penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif.

Terstruktur yang dimaksud adalah harus melibatkan stakeholders Pentahelix Pemerintah dengan Kebijakanya, Corporate dengan CSRnya, Akademisi dengan Kajiannya, Komunitas dengan Aksinya, dan Media untuk Sosialisasi dan Publikasi, Sistematis adalah dilakukan secara simultan dan berkelanjutan (Suistanability) bukan sekedar aksi bebersih 2 atau 3 hari sekedar merelokasi sampah saja, besok lusa akan kembali numpuk, Massif harus dilakukan bersama mulai dari Hulu Sungai, ditengah hingga Hilir Sungai (muara pantai),” Papar Ade usai aksi di Dermaga Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, (11/10/2023).

Ade juga menambahkan bahwa bukan saatnya lagi penanganan sampah sekedar di-obrolin, di-seminarin, saling ngandelin, saling nyalahin tapi butuh aksi nyata dan keterlibatan seluruh stakeholders terkait.

“Bila kita (red-stakeholders pentahelix) memiliki visi yang sama dalam penanganan sampah di Sungai maka InsyaAllah Cisadane Bebas Sampah 2045 akan terwujud,” Tandanya.

Dalam hal kampanye edukasi perlu dilakukan, menurut hal tersebut merupakan salah satu cara yang dinilai efektif dalam mengurangi sampah di Sungai.

“Dengan aksi dan Kampanye Cleanup Day Every Day, berdasarkan hasil audit sampah di Wastetrap atau Trushboom Banksasuci  menunjukan bahwa jumlah sampah setiap bulannya terus berkurang, dan sekali lagi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tapi harus dilakukan bersama-sama,” Pungkasnya. [red]

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati HUT Gekrafs Ke-7, Gekrafs Banten Gelar Aksi Kreasi ‘Tanam Pohon’ Peduli Negeri

23 Januari 2026 - 18:18

Aktivis Tegas Minta Satpol PP Batalkan Usulan Revisi Perda 7 dan 8: Hapus dari Prolegda

23 Januari 2026 - 16:22

Fokus Lindungi Warga Terdampak Banjir, Pemkot Tangerang Dirikan Posko Kesehatan di 10 Lokasi

23 Januari 2026 - 10:19

Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir, Pemkot Tangerang Salurkan 2.720 Nasi Bungkus dan Logistik

23 Januari 2026 - 09:19

Demi Kenyamanan, Maryono Ajak Masyarakat Bersama-sama Menata Kawasan Sipon

21 Januari 2026 - 19:09

Gelar FKP RKPD 2027, Sachrudin–Maryono Himpun Gagasan Inovatif untuk Pembangunan Berkelanjutan

21 Januari 2026 - 16:29

Trending di Kota Tangerang