Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 7 Feb 2023 ·

Camat Rajeg: Penanganan Kemacetan dan Banjir Masih Jadi Isu Strategis Musrenbang


 Camat Rajeg, H. Ahmad Patoni, SIP, MM saat memaparkan materi Musrenbang Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Rajeg. Foto: Tangerangpos Perbesar

Camat Rajeg, H. Ahmad Patoni, SIP, MM saat memaparkan materi Musrenbang Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Rajeg. Foto: Tangerangpos

Kabupaten Tangerang – Penanganan kemacetan dan banjir masih jadi isu strategis dan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 tingkat Kecamatan Rajeg.

Camat Rajeg, H. Ahmad Patoni, SIP, MM  mengatakan bahwa ada sembilan isu strategis dalam. Pembahasan Musrenbang di Kecamatan Rajeg, namun yang menjadi prioritas adalah penanganan Kemacetan dan Banjir di wilayah Kecamatan Rajeg.

“Sebetulnya ada 9 isu strategis tadi yang dibahas, penanganan kemacetan dan banjir tetap menjadi Prioritas utama,” Jelasnya.

Kesimbilan isu strategis itu diantaranya adalah Optimalisasi pelayanan dan Penataan gedung kantor Kecamatan Rajeg, Penanggulangan Kemacetan, pengadaan Pasar Kecamatan Rajeg, pengadaan Gedung PONED pada Puskesmas Kecamatan Rajeg, Pengembangan UMKM, Penanggulangan banjir, penanggulangan sampah, Peningkatan stadion minimini dan Penanggulangan Bencana.

“Untuk penanggulangan Banjir, diharapkan Normalisasi Kali dapat terus simultan dan berkesinambungan, agar daya tampung kali atau saluran tidak terjadi limpasan,” tambahnya.

Adapun terkait kemacetan, Patoni menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik kecamatan diwilayahnya namun yang sangat krodit adalah di Jalan Raya Rajeg – Mauk yang kini menjadi akses utama menuju objek wisata Ketapang Urban Aquaculture.

“Jalan raya Rajeg – Mauk menjadi akses utama menuju Wisata Ketapang, jadi memang harus segera diantisipasi dan diurai tingkat kemacetan kedepan,” pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Resmikan Asrama Ponpes Ishlaahul Ummah, Bupati Tangerang: Santri Kini Lebih Nyaman

9 Oktober 2026 - 20:29

Hari Jadi ke-394, Pemkab Gelar Tangerang Bersyukur

8 Oktober 2026 - 21:51

Wabup Intan Buka Jambore Ajang Kreativitas Pusat Informasi dan Konseling Remaja Se-Kabupaten Tangerang

8 Oktober 2026 - 21:43

Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah

5 Oktober 2026 - 19:24

Wastetrap Banksasuci Efektif Jegat 30 Persen Sampah Cisadane Menuju Kawasan Perkotaan

5 Oktober 2026 - 12:03

Zaki dan Intan Perkuat Karakter Mahasiswa Baru Politeknik Ismet Iskandar dan Tanri Abeng University

3 Oktober 2026 - 20:46

Trending di Edukasi