Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kabupaten Tangerang · 17 Jun 2026 ·

Pemkab Tangerang Terus Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat


 Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Foto: Ist Perbesar

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Foto: Ist

Kabupaten Tangerang,–Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dilakukannya Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 lantai di RSUD Balaraja, Rabu (17/6/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang sekaligus jawaban mengantisipasi atas meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat dan daerah penyangga lainnya.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja,” ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, RSUD Balaraja tidak hanya melayani warga Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. Karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

“Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” ungkapnya.

Bupati juga mengapresiasi Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajarannya yang terus berinovasi dan responsif dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat mutu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.

Ia mengungkapkan, saat ini ruang IGD Maternal masih memanfaatkan ruangan yang terbatas, padahal kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa juga terus meningkat. Saat ini kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.

“Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah,” jelas dr. Chorah.[red]

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Maesyal Rasyid Tinjau Kebersihan dan Layanan Puskesmas

19 Agustus 2026 - 19:45

Canangkan INOVASI TERPA GANTUNG, Wabup Intan Dorong Pola Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif, efektif dan Terpadu

19 Agustus 2026 - 19:38

Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa

18 Agustus 2026 - 19:00

Bupati Tangerang: Hangar VTDI Perkuat Ekosistem Industri Dirgantara dan Buka Lapangan Kerja

18 Agustus 2026 - 18:55

Tuntaskan Tugas, Paskibraka Kabupaten Tangerang 2026 Siap Jadi Teladan Generasi Muda

18 Agustus 2026 - 16:13

Benteng Alami Mangrove Bentuk Kesiapsiagaan Megathrust dan Tsunami di Wilayah Pesisir

18 Agustus 2026 - 07:48

Trending di Kabupaten Tangerang