Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 14 Mar 2024 ·

Peta Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang


 Ahmad Syailendra (Pengamat Politik). Foto: ist Perbesar

Ahmad Syailendra (Pengamat Politik). Foto: ist

Kota Tangerang – Pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2024 sudah kita lewati dan sedang masuk tahapan rekapitulasi di Tingkat kabupaten kota dan Provinsi secara nasional. Beberapa hasil perolehan suara Tingkat pemilihan DPRD kabupaten kota sudah di tetapkan oleh KPUD masing-masing di daerah.

Partai politik sudah mulai melakukan pemetaan terhadap perolehan suara di masing-masing daerah pemilihannya, beberapa wilayah menjadi basis kuat perolehan suara legislative dari sosok figure calon legislator.

Jumlah perolehan suara yang di raih pada saat pemilihan suara legislative merupakan karakter pemilih yang sudah punya ikatan ideologi dan kedekatan dengan sosok calon legislative pada partai politik.

Meskipun ada Masyarakat yang non partisan, Dimana ideologi dan tujuan politik mereka tidak diikatkan kepada suatu partai politik tertentu. Mereka menunggu masing-masing kontestan membawa program kerja terbaik buat mereka sehingga mereka akan memilih partai tersebut.

Secara garis besar, menurut Firmansyah pemilih di artikan sebagai semua pihak yang menjadi tujuan utama para kontestan untuk mereka pengaruhi dan yakinkan agar mendukung dan kemudian memberikan suaranya kepada kontestan bersangkutan.

Peta Pemilih Di Kota Tangerang
KPUD Kota Tangerang sudah menyelesaikan tahapan rekapitulasi seluruh jenis pemilihan, dengan jumlah perolehan suara jenis DPRD Kota Tangerang yakani PKB (108036), Gerindra (114476), PDIP (144107), Golkar (175053), Nasdem (78616), Buruh (8908), Gelora (7005), PKS (130323), PKN (1874), Hanura (2960), Garuda (2169), PAN (50749), PBB (3528), Demokrat (68749), PSI (57290), Perindo (12566), PPP (47081), Ummat (6055). Dengan total jumlah suara sah 1.019.545, ada perubahan signifkan dari hasil pemilu 2019 PDIP sebagai Pemenang pemilu di geser oleh Golkar sebagai pemenang pemilu DPRD Kota Tangerang.

Di beberapa wilayah sudah dapat di petakan, kantong-kantong suara dari 10 partai politik yang mendapatkan kursi di parlemen kota Tangerang. Kerja-kerja Calon legislator menentukan dalam menterjemahkan ideologi partai politik dan kampanyenya menyentuk Masyarakat. Hingga swing voter (massa memgambang) dapat di manfaatkan dengan baik oleh para caleg-caleg.

Keberunutangan lainnya adalah Pemilihan umum serentak, Jumlah Partisipasinya cukup tinggi tidak berbeda jauh dengan pemilu 2019, antusisme Masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya untuk pemilihan suksesi lima tahunan menjadi tinggi.

Dengan demikian efek ekor jas pemilihan pilpres sangat menentukan ke dalam pemilihan legistlatif. Bahkan kita bisa melihat dari sudut pandang keterpilihan suara partai pendukung dan suara calon presiden pada pasangan 01, 02 dan 03 apakah liner atau tidak.

Suara Pilpres ke Pilkada
Saat ini suasana pilpres masih menghangat dan belum bisa move on sebagian, hingga koalisi Pilkada akan dapat tercipta mengkrucut pada bagian sisa sisa dinamika PIlpres. Bergulirnya isu hak angket tentu akan ada framing politik sampai ketingkatan daerah, terutama dalam rangka pemilihan kepala daerah serentak 27 November 2024.

Dan hal ini akan berdampak pada situasi kebatinan koalisi politik yang akan dibangun, akan terbagi menjadi dua kutub politik di daerah dampak isu politik nasional
Jika kita melihat hasil perolehan suara pasangan calon presiden di kota Tangerang bahwa pasangan calon 01 mendapatkan perolehan suara 393544, pasangan 02 mendapatkan perolehan suara 544134 sedangkan pasangan 03 mendapatkan perolehan suara 151748.

Mari kita lihat perolehan suara koalisi partai politik 01 PKB, Nasdem dan PKS, Ummat mengantongi perolehan suara 323030, sedangkan koalisi partai politik pendukung pasangan 02 Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Gelora, Garuda, PBB mengantongi perolehan suara 479019, lalu perolehan suara partai politik pendukungan pasangan 03 PDIP, PPP, Perindo, hanura mendapatkan perolehan suara 206714.

Meskipun ada anomali perolehan suara terhadap pasangan calon 03 dan partai pendukungnya. Berbeda dengan partai politik pendukung pasangan calon 01 dan 02 terlihat stabil dan mengalami surplus dari perolehan suara pilpres. Menjadi tantangan Ketika para elite local sudah “berdarah-darah” pada saat pemilu nasional.

Partai politik pengusung calon kepala daerah harus mampu melihat situasi dan kondisi pilpres menjadi satu kekuatan tersendiri.

Penulis : Ahmad Syailendra (Pengamat Politik) 

Artikel ini telah dibaca 217 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buka Sosialisasi Ketaspenan, Sachrudin: Siapkan ASN Hadapi Pensiun 

7 Juli 2026 - 14:55

Kafilah Kota Tangerang Siap Berlaga di MTQ XXIII Banten, Sachrudin Optimistis Bawa Pulang Piala Bergilir

6 Juli 2026 - 23:14

Buka Pelatihan KTB, Sachrudin: Gotong Royong Jadi Benteng Utama Mitigasi Bencana  

6 Juli 2026 - 17:52

Apel Pegawai, Wali Kota Sachrudin Instruksikan Ini!

6 Juli 2026 - 12:42

Ika Lestari Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Kecamatan Cipondoh

5 Juli 2026 - 17:40

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang Periode 2026-2030

4 Juli 2026 - 22:01

Trending di Kota Tangerang