Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 6 Jul 2026 ·

Buka Pelatihan KTB, Sachrudin: Gotong Royong Jadi Benteng Utama Mitigasi Bencana  


 Wali Kota Tangerang Sachrudin Didampingi Kalak BPBD Kota Tangerang Mahdiar saat membuka Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) di Kelurahan Jurumudi Baru, Kota Tangerang. Foto: Ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin Didampingi Kalak BPBD Kota Tangerang Mahdiar saat membuka Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) di Kelurahan Jurumudi Baru, Kota Tangerang. Foto: Ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana sejak dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) di Kelurahan Jurumudi Baru, Kota Tangerang, Senin (06/07/2026).

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah atau BPBD, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Bencana tidak pernah bisa kita prediksi. Tapi kesiapsiagaan harus selalu kita siapkan. Kesiapsiagaan inilah yang menentukan cepat atau lambatnya kita menyelamatkan diri dan lingkungan,” tegas Sachrudin.

Ia menekankan, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana bertujuan membangun masyarakat yang lebih mandiri, sigap, dan memahami langkah mitigasi secara tepat, sehingga mampu meminimalkan risiko saat bencana terjadi.

Menurutnya, wilayah Jurumudi Baru yang berada di kawasan padat penduduk dan mobilitas tinggi membutuhkan penguatan koordinasi dan solidaritas warga sebagai benteng pertama keselamatan.

“Tidak ada yang lebih kuat dari gotong royong. Ketika warga paham risiko dan tahu harus berbuat apa, maka dampak bencana bisa ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.

Sachrudin, juga meminta jajaran lurah hingga camat untuk lebih aktif turun ke lapangan, mendengar kebutuhan warga, serta memastikan sarana dan prasarana lingkungan tetap dalam kondisi baik dan aman.

Ia turut menekankan pentingnya penguatan posko kedaruratan di tingkat RW agar benar-benar aktif, terlatih, dan siap bergerak kapan pun dibutuhkan.

“Posko RW harus senantiasa aktif, bukan hanya nama. Di situlah awal respons cepat kita terhadap keadaan darurat. Dengan kesiapsiagaan yang baik di tingkat lingkungan, diharapkan penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sachrudin-Maryono Terus Perkuat Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat Kota Tangerang

4 September 2026 - 11:15

Wali Kota Sachrudin Ajak Format AK Terus Menjadi Wadah Pembinaan Keluarga

3 September 2026 - 14:40

TPP PPPK Perkuat Kesejahteraan, Sachrudin: Penyemangat Kualitas Pelayanan   

3 September 2026 - 12:33

Apresiasi DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan  

2 September 2026 - 20:46

Tambah Tunjangan PPPK Hingga 15 Persen, Sachrudin: Komitmen Sejahterakan Aparatur

2 September 2026 - 19:06

Progres Perbaikan Ruas Jalan Iskandar Muda Kota Tangerang Capai 270 Meter

2 September 2026 - 17:15

Trending di Kota Tangerang