Jakarta – Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen.Pol. Abdul Karim, S.IK.,M.Si. sebagai Kapolda Banten menggantikan Irjen.Pol. Prof.Dr.Rudy Heryanto Adi Nugroho, SH.,MH yang akan mengisi jabatan Pati Bareskrim Polri dalam rangka persiapan promosi jabatan penugasan luar struktur.
Sebelumnya Abdul Karim pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena) Polda Metro Jaya.
Banten bukanlah daerah yang asing bagi Abdul Karim dimana pada tahun 2017 hingga 2019, Abdul Karim pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Banten.
Kemudian diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Tangerang Kota pada 1 Februari 2019. Jabatan tersebut ia emban setidaknya selama satu tahun sebelum akhirnya ia dimutasi ke Bareskrim Polri dan menjabat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipidkor).
Setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2021, Abdul Karim dipindahtugaskan sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu (Wadirtipidter).
Selama mengabdi kepada negara sebagai seorang polisi, Abdul Karim berhasil mencegah ribuan massa dari Tangerang Kota untuk melakukan unjuk rasa atas pitusan hasil Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil Pilpres di tahun 2019.
Ia juga sukses mengungkap kasus praktik jual beli ilegal ponsel rakitan di tahun 2019. Diketahui, industri rumah tangga tersebut bisa memproduksi sekitar 120 ribu ponsel dengan omzet hampir mencapai Rp300 miliar setahunnya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa mutasi dan rotasi adalah biasa dalam organisasi kepolisian.
“Mutasi dan rotasi adalah proses alamiah di organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja, tour of duty dan area,” kata Ramadhan.
Sebelumnya, Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Telegram Kapolri Nomor ST/2360/X/KEP./2023 tanggal 14 Oktober 2023 memutasi enam Kepala Polisi Daerah (Kapolda). Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pengaman menjelang Pemilu 2024. [red]











