Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kabupaten Tangerang · 7 Feb 2023 ·

Camat Rajeg: Penanganan Kemacetan dan Banjir Masih Jadi Isu Strategis Musrenbang


 Camat Rajeg, H. Ahmad Patoni, SIP, MM saat memaparkan materi Musrenbang Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Rajeg. Foto: Tangerangpos Perbesar

Camat Rajeg, H. Ahmad Patoni, SIP, MM saat memaparkan materi Musrenbang Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Rajeg. Foto: Tangerangpos

Kabupaten Tangerang – Penanganan kemacetan dan banjir masih jadi isu strategis dan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 tingkat Kecamatan Rajeg.

Camat Rajeg, H. Ahmad Patoni, SIP, MM  mengatakan bahwa ada sembilan isu strategis dalam. Pembahasan Musrenbang di Kecamatan Rajeg, namun yang menjadi prioritas adalah penanganan Kemacetan dan Banjir di wilayah Kecamatan Rajeg.

“Sebetulnya ada 9 isu strategis tadi yang dibahas, penanganan kemacetan dan banjir tetap menjadi Prioritas utama,” Jelasnya.

Kesimbilan isu strategis itu diantaranya adalah Optimalisasi pelayanan dan Penataan gedung kantor Kecamatan Rajeg, Penanggulangan Kemacetan, pengadaan Pasar Kecamatan Rajeg, pengadaan Gedung PONED pada Puskesmas Kecamatan Rajeg, Pengembangan UMKM, Penanggulangan banjir, penanggulangan sampah, Peningkatan stadion minimini dan Penanggulangan Bencana.

“Untuk penanggulangan Banjir, diharapkan Normalisasi Kali dapat terus simultan dan berkesinambungan, agar daya tampung kali atau saluran tidak terjadi limpasan,” tambahnya.

Adapun terkait kemacetan, Patoni menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik kecamatan diwilayahnya namun yang sangat krodit adalah di Jalan Raya Rajeg – Mauk yang kini menjadi akses utama menuju objek wisata Ketapang Urban Aquaculture.

“Jalan raya Rajeg – Mauk menjadi akses utama menuju Wisata Ketapang, jadi memang harus segera diantisipasi dan diurai tingkat kemacetan kedepan,” pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 146 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ambil Alih Hutan Lindung Seluas 1.601 Hektar, Aktivis Apresiasi Satgas PKH dan Tolak PBPH ASG

2 Mei 2026 - 08:41

Bupati Tangerang Jumling Di Kampung Besar Teluknaga: Silaturahmi dan Serap Aspirasi

1 Mei 2026 - 20:29

Jaga Hutan Lindung 1.601 Hektar, Aktivis Gencarkan Penanaman Mangrove di Pesisir Tangerang

1 Mei 2026 - 09:17

Pemkab Tangerang Pastikan Pengamanan Hari Buruh Internasional Optimal dan Humanis

30 April 2026 - 19:25

Wabup Intan Tekankan Pentingnya Penguatan Penanaman Idiologi Pancasila Di Era Globalisasi

30 April 2026 - 19:15

Pemkab Tangerang Siap Perkuat Integrasi Aglomerasi dan Layanan Publik

29 April 2026 - 19:48

Trending di Kabupaten Tangerang