Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang Selatan · 25 Jan 2023 ·

Peringatan 77 Tahun Pertempuran Lengkong, Keluarga Pahlawan Minta Pemkot Jaga Monumen Daan Mogot


 Peringatan 77 Tahun Pertempuran Lengkong, Keluarga Pahlawan Minta Pemkot Jaga Monumen Daan Mogot Perbesar

Kota Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama dengan Yayasan 25 Januari 1946 menggelar peringatan ke-77 tahun peristiwa pertempuran Lengkong. Peringatan digelar di Monumen Daan Mogot BSD, pada Kamis (25/1/2023).

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, dalam sambutannya menyampaikan peringatan ini untuk mengingatkan masyarakat atas perjuangan tentara Indonesia dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Semangat itulah, kata Benyamin, yang juga harus dituangkan dalam usaha Pemkot Tangsel bangkit pasca pandemi Covid-19. Terutama mengejar pembangunan yang sempat tertunda.

“Usia Kota Tangerang Selatan baru 14 tahun, yang kini penduduknya terus bertambah. Pasca pandemi ini alhamdulillah kami terus mengejar pembangunan sehingga laju pertumbuhan ekonomi dan IPM meningkat,” jelasnya.

Untuk itu, Benyamin meminta restu dan doa dari para veteran yang telah berupaya mempertahankan wilayahnya. Hal ini agar seluruh pihak yang mencintai Tangsel untuk terus semangat dalam mewujudkan kota yang unggul.

“Kami memohon doa dan restu khususnya kepada keluarga besar pahlawan insiden Lengkong agar Tangsel sebagai daerah yang sempat mencatat sejarah pada 1946 bisa terus berkontribusi terutama untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan 25 Januari 1946 Rani D. Sutrisno berpesan kepada pemerintah dan warga Kota Tangerang Selatan untuk selalu menjaga lokasi kejadian dan meneruskan perjuangan.

“Saya mohon kepada pejabat Tangerang Selatan dan semua warga BSD kalau ada acara jangan diadakan di tengah, karena ini tempat gugur taruna. Generasi muda harus turut ikut serta harus menjaga kedaulatan NKRI bagaimanapun caranya,” tutupnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelayanan Air Bersih Terus Meningkat, Perseroda PITS Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

18 Oktober 2026 - 11:24

Beri Perhatian Pada Pendidikan, Maria Teresa Suhardja Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif pada Ajang TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 10:37

Program CSR Berdampak, IKPP Tangerang Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 07:59

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

10 Oktober 2026 - 17:26

Banten Masuk Lima Besar Nasional, Gubernur Andra Soni: Komitmen Wujudkan Iklim Investasi yang Ramah dan Kondusif 

9 Oktober 2026 - 21:40

Pilar Dorong Pelaku Kriya Tangsel Perkuat Identitas Produk untuk Tingkatkan Daya Saing

9 Oktober 2026 - 17:58

Trending di Kota Tangerang Selatan