Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 12 Jun 2026 ·

GEKRAFS dan KJRI New York Teken MoU, Perkuat Jalan Ekonomi Kreatif Indonesia ke Panggung Global


 Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Dewan Pembina GEKRAFS, Kawendra Lukistian bersama Konsul Jenderal RI New York, Winanto Adi. Foto: Gung Perbesar

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Dewan Pembina GEKRAFS, Kawendra Lukistian bersama Konsul Jenderal RI New York, Winanto Adi. Foto: Gung

Jakarta — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York resmi menandatangani nota kesepahaman sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Dewan Pembina GEKRAFS, Kawendra Lukistian bersama Konsul Jenderal RI New York, Winanto Adi, pada Jumat (12/6/2026).

Kawendra mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen untuk membuka akses lebih luas bagi para pelaku kreatif Indonesia agar dapat menjangkau pasar global.

“Kesepahaman ini bentuk nyata komitmen Gekrafs untuk menjadikan karya anak bangsa sebagai bagian dari arus besar peradaban dunia,” ujar Kawendra, Jumat (12/6/26).

Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan besar melalui kreativitas, cerita, serta identitas budaya yang mampu bersaing secara global. Melalui kolaborasi ini, GEKRAFS dan KJRI New York diharapkan dapat menjadi penghubung antara talenta kreatif tanah air dengan peluang internasional.

“Ini adalah jembatan yang menghubungkan karya kreator Indonesia dengan panggung global. Kita ingin membuka ruang yang lebih luas agar ide dan karya masyarakat Indonesia semakin berpengaruh dan berdaya,” tambahnya.

Kawendra menilai perkembangan ekonomi kreatif tidak lagi bisa hanya bergerak dalam lingkup domestik. Indonesia perlu hadir membawa perspektif, estetika, dan narasi lokal yang memiliki nilai universal.

“Ekosistem kreatif Indonesia harus siap berdialog dengan dunia. Setiap karya membawa cerita tentang luhur bangsa kita, ini semua layak mendapatkan tempat di panggung internasional,” ungkap Kawendra.

Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak peluang kolaborasi lintas negara yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif dunia.

“Setiap ide, setiap karya, dan setiap talenta adalah bagian dari sejarah yang sedang kita tulis bersama. Indonesia harus berani bermimpi, berani berkarya, dan berani mendunia,” tutup Kawendra.[red]

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sejarah Mencatat Presiden Subsidi 3,2 Juta Per-Jamaah Haji, Dasco: Meringankan Pelunasan

7 Oktober 2026 - 21:29

Lagi, Satgas PKH Kuasai 6,2 Juta Ha Hutan dan Selamatkan Uang Negara Rp13,2 Triliun

7 Oktober 2026 - 21:08

Tok! UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Buruh: Terimakasih Pak Prabowo dan Pak Dasco

6 Oktober 2026 - 15:30

Sufmi Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Menuju Paripurna

6 Oktober 2026 - 07:35

Inilah Tagline Baru Polri : ‘Polisi Bersama Masyarakat’

5 Oktober 2026 - 12:53

Menang di PTUN dan Ombudsman, UIN Jakarta Siap Integrasikan TKIP-SDIP Pamulang

4 Oktober 2026 - 11:23

Trending di Nasional