Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Nasional · 12 Jun 2026 ·

GEKRAFS dan KJRI New York Teken MoU, Perkuat Jalan Ekonomi Kreatif Indonesia ke Panggung Global


 Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Dewan Pembina GEKRAFS, Kawendra Lukistian bersama Konsul Jenderal RI New York, Winanto Adi. Foto: Gung Perbesar

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Dewan Pembina GEKRAFS, Kawendra Lukistian bersama Konsul Jenderal RI New York, Winanto Adi. Foto: Gung

Jakarta — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York resmi menandatangani nota kesepahaman sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Dewan Pembina GEKRAFS, Kawendra Lukistian bersama Konsul Jenderal RI New York, Winanto Adi, pada Jumat (12/6/2026).

Kawendra mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen untuk membuka akses lebih luas bagi para pelaku kreatif Indonesia agar dapat menjangkau pasar global.

“Kesepahaman ini bentuk nyata komitmen Gekrafs untuk menjadikan karya anak bangsa sebagai bagian dari arus besar peradaban dunia,” ujar Kawendra, Jumat (12/6/26).

Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan besar melalui kreativitas, cerita, serta identitas budaya yang mampu bersaing secara global. Melalui kolaborasi ini, GEKRAFS dan KJRI New York diharapkan dapat menjadi penghubung antara talenta kreatif tanah air dengan peluang internasional.

“Ini adalah jembatan yang menghubungkan karya kreator Indonesia dengan panggung global. Kita ingin membuka ruang yang lebih luas agar ide dan karya masyarakat Indonesia semakin berpengaruh dan berdaya,” tambahnya.

Kawendra menilai perkembangan ekonomi kreatif tidak lagi bisa hanya bergerak dalam lingkup domestik. Indonesia perlu hadir membawa perspektif, estetika, dan narasi lokal yang memiliki nilai universal.

“Ekosistem kreatif Indonesia harus siap berdialog dengan dunia. Setiap karya membawa cerita tentang luhur bangsa kita, ini semua layak mendapatkan tempat di panggung internasional,” ungkap Kawendra.

Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak peluang kolaborasi lintas negara yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif dunia.

“Setiap ide, setiap karya, dan setiap talenta adalah bagian dari sejarah yang sedang kita tulis bersama. Indonesia harus berani bermimpi, berani berkarya, dan berani mendunia,” tutup Kawendra.[red]

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Konferensi Sungai Indonesia 2026 Satukan Komunitas Peduli Sungai Se-Indonesia

25 Juli 2026 - 12:46

BNI inisatif Melaporkan Skandal KUR Petani di Jember, Kawendra Apresiasi Dan Dorong Pembenahan Internal

14 Juli 2026 - 22:55

Jampidsus Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Mineral Bukan Logam

9 Juli 2026 - 07:54

Ahmad Chalil Gibran Resmi Mencalonkan Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026-2028

6 Juli 2026 - 18:21

Mas Kawe Hadiri Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Dukung Lumajang Jadi Destinasi Wisata Budaya Nasional

28 Juni 2026 - 19:16

Menteri LH Tegaskan Posisi Indonesia Terkait Standar Kredit Keanekaragaman Hayati Global

26 Juni 2026 - 23:19

Trending di Nasional