Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 17 Mei 2026 ·

Gubernur Andra Soni: Festival Storytelling Lestarikan Cerita Rakyat dan Bangun Karakter Anak


 Gubernur Banten Andra Soni bersama Ibu Tinawati Andra Soni Saat menghadiri grand final Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni bersama Ibu Tinawati Andra Soni Saat menghadiri grand final Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang. Foto: ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa cerita daerah atau cerita rakyat Nusantara bisa disampaikan melalui story telling kepada anak-anak. Melalui Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten, ia ingin kegiatan tersebut menanamkan nilai, pembangunan karakter kepada generasi muda dengan kreatif dan edukatif, serta membangun budaya literasi.

“Storytelling tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi, komunikasi, kreativitas, dan imajinasi anak,” ucap Andra Soni pada grand final Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Minggu (17/5/2026).

“Penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling termasuk digital storytelling terbukti efektif meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar,” tambahnya.

Menurut Andra Soni, kebiasaan storytelling menjadikan pelajar lebih fokus dan memiliki daya ingat yang lebih baik terhadap materi pembelajaran. Selain itu, kemampuan komunikasi siswa juga meningkat dan lebih kreatif dalam menyampaikan ide maupun gagasan.

“Storytelling menjadi media yang efektif untuk memperkuat literasi budaya, imajinasi, kreativitas, serta kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah sendiri,” ujarnya.

Oleh sebab itu, gubernur mengajak para orang tua, sekolah, komunitas literasi, pelaku seni, dan seluruh pihak untuk bersama-sama membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan berbudaya. Festival Storytelling juga mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan industri seni pertunjukan di daerah. Kegiatan tersebut menjadi wadah kreativitas para pelajar, komunitas seni, pegiat literasi, dan generasi muda.

“Provinsi Banten memiliki kekayaan cerita rakyat dan legenda yang sarat nilai moral, kepahlawan, religiusitas, dan semangat kebersamaan. Melalui festival ini berbagai kisah Kebantenan dapat dihidupkan menjadi inspirasi dalam membangun karakter masyarakat yang berbudaya dan berdaya saing,” ujar Andra Soni

Ketua Pelaksana Cahaya Festival Storytelling Cahaya Manthovani mengaku terkejut dengan penampilan anak-anak Banten pada Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten. Mereka antusias meski berangkat lebih pagi dari rumah menuju lokasi.

Ia mengatakan, Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara pertama kali digelar di Jakarta pada 2025. Selanjutnya, pada 2026 kegiatan tersebut digelar di Provinsi Banten dan pada 2027 akan dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat.

“Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten,” tegas Cahaya.

Sebagai informasi, Grand Final Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten mengusung tema Menghidupkan Legenda Banten, Menginspirasi Masa Depan. Mengangkat kisah-kisah rakyat Provinsi Banten Festival digelar oleh Navaswara Bhuwana Kencana. Untuk Kategori Benih Nusantara (SD/MI), juara pertama diraih oleh Dira Maulida dari SDN 13 Kota Serang, juara kedua diraih Akasha Aljazair Knizia dari SD Cikal Harapan BSD, Kota Tangsel. Sedangkan juara ketiga diraih Ameera Khanza Ghassani dari SDN Bojonegara 1 Kabupaten Serang.

Kategori Tunas Nusantara (SMP/MTs), juara pertama diraih Salsabila Nur Afiyah dari MTsN 1 Kota Tangsel, juara kedua diraih Mikaila Ladia Rumagit dari MTsN 1 Pandeglang. Sedangkan, juara ketiga diraih Siti Rista Maulida dari SMPN 11 Kota Serang.

Kategori Kuntum Nusantara (SMA/MA), juara pertama diraih Ridho Ardiansyah dari SMKN 6 Kota Tangsel dan juara kedua diraih Dhiya Rohadatul ‘Aisy dari SMAN 11 Kota Tangsel. Juara ketiga diraih Kayla Rafa Nareswari dari SMAN 1 Kota Serang.

Kategori Ranting Nusantara (umum), juara pertama diraih Dinda Eka Savitri dan juara kedua oleh Maya Meliasari dari Universitas Bina Bangsa. Sedangkan juara ketiga diraih Refina dari Universitas Pamulang.[red]

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Pengemudi Ojol

1 Juli 2026 - 17:04

Hari Bhayangkara Ke-80, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sinergi Pemprov Banten dan Polda Banten

1 Juli 2026 - 16:01

Pemprov Banten Dekatkan Akses Kesehatan Masyarakat Melalui Program Banten Sehat

30 Juni 2026 - 21:16

Harganas Ke-33, Gubernur Banten Andra Soni: SDM Unggul Mulai dari Rumah

29 Juni 2026 - 11:10

Ramaikan Exciting Banten Festival 2026, Bank Banten Dukung Pengembangan Kepariwisataan yang Berkelanjutan

28 Juni 2026 - 21:32

Andra Soni: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan Domestik

28 Juni 2026 - 12:43

Trending di Banten