Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kabupaten Tangerang · 5 Mei 2026 ·

Aktivis Dukung Giant Sea Wall di Pesisir Tangerang Gunakan Nature Base Solution Mangrove


 Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menanam mangrove di Pesisir Utara Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menanam mangrove di Pesisir Utara Tangerang. Foto: TangerangPos

Kabupaten Tangerang – Pegiat dan aktivis lingkungan hidup Tangerang mendukung langkah pemerintah dalam proyek pembangunan Giant Sea Wall di Pesisir Utara Tangerang menggunakan pendekatan campuran antara beton dan solusi alami atau nature-based solution melalaui penanaman mangrove sebagai pemecah ombak alami.

“Kami mendukung pembangunan Giant Sea Wall menggunakan pendekatan natural dengan menggunakan penanaman mangrove, tidak semua beton,” Ungkap Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus, Senin (04/05/2026).

Menurut Ade, Konsep natural disesuaikan agar tanggulnlaut tidak hanya berfungsi menahan banjir rob, tetapi juga tetap memperhatikan aspek ekologi.

“Pendekatan ini bertujuan untuk menyeimbangkan perlindungan infrastruktur dengan kelestarian lingkungan dan memperhatikan kehidupan masyarakat pesisir,” Tandasnya.

AHY Tegaskan pembangunan Giant Sea Wall Menerapkan Pendekatan Integratif

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut tanggul laut raksasa atau giant sea wall tidak seluruhnya dibangun dari beton.

AHY menjelaskan, proyek ini akan memakai pendekatan integratif. Tanggul beton hanya digunakan di lokasi tertentu. Sisanya bisa diganti dengan solusi alami.

“Ada lokasi-lokasi yang masih bisa kita tangani dengan menggunakan pendekatan natural tadi ada nature-based solution namanya, solusi berbasis alam menggunakan mangrove, menggunakan yang bukan beton lah,” Ungkap AHY, saat menghadiri Forum Komunikasi Daerah Mitra Praja Utama di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025), seperti disiarkan Kompas TV.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bang Zul Turun ke Desa. 80 Mesin Potong Rumput Dibagikan 

5 Mei 2026 - 12:51

Bupati Tangerang Luncurkan Buku Cerita “Mangrove Penyelamat Pantai”

4 Mei 2026 - 15:33

Megathrust dan Upaya Nyata Aktivis Lingkungan Mitigasi Bencana di Pesisir Utara Tangerang

4 Mei 2026 - 07:38

Halal Bi Halal FKMT Se-Kecamatan Kosambi, Bupati Tekankan Pentingnya Jaga Keharmonisan

3 Mei 2026 - 17:02

Buka Pekan Olahraga Buruh 2026, Bupati Tangerang: Peringatan May Day Diisi Kegiatan Positif

3 Mei 2026 - 15:07

Bersiap Megathrust, Aktivis Tanam Ribuan Mangrove sebagai Tembok Alami Pesisir Tangerang 

3 Mei 2026 - 07:15

Trending di Kabupaten Tangerang