Serang – Pemerintah Provinsi Banten melalui Biro Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) terus memperkuat pondasi ekonomi Banten melalui sinergi strategis dengan seluruh stakeholders terkait.
Hal tersebut diungkapkan Oleh Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Ismail saat menghadiri kunjungan kerja Komite IV DPD RI di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Serang pada Selasa, 31 Maret 2026.
“Realisasi investasi di Provinsi Banten mencapai 130 Triliun atau 109 persen, melampaui dari yang ditargetkan,” Ungkap Ismail, Selasa (31/03/2026).
Ismail menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada tahun 2025 tumbuh secara impresif 5,37 persen secara Year on Year (YoY).
“Lewat optimalisasi distribusi program kang japal dan program Bang Andra Provinsi Banten mampu mengendalikan inflasi, sehingga keuangan sehat hal tersebut dapat dilihat dari kredit tumbuh 11,36 persen dengan NPL rendah di 2,05 persen,” sambungnya.
Fokus Pemprov Banten kedepan menurut Ismail, akan memperkuat hilirisasi daerah dan optimalisasi bandara gorda sebagai pusat logistik.
“Melalui sinergi dan kolaborasi, insyaallah kita dapat mewujudkan Banten Maju dengan masyarakat yang sejahtera,” Tandasnya.[red]











