Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 20 Mei 2026 ·

Atasi Banjir dan Sampah, Pemprov Banten dan DKI Jakarta Perkuat Sinergi


 Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: ist

Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam penanganan banjir serta pengelolaan sampah, khususnya di wilayah aglomerasi Tangerang Raya dan DKI Jakarta. Turut hadir mendampingi, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wali Kota Tangerang Sachrudin.

Andra Soni mengungkapkan bahwa penanganan banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang Raya tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sendirian. Diperlukan kolaborasi dan dukungan dari wilayah mitra seperti DKI Jakarta, termasuk dalam pengelolaan sampah.

“Banten dan DKI Jakarta itu sejatinya saling membutuhkan. Oleh karena itu, kolaborasi ini harus terus kita perkuat,” ujar Andra.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, para kepala daerah sepakat untuk berkolaborasi menyelesaikan persoalan lintas batas. Salah satu strategi penanganan banjir yang disepakati adalah pembangunan sejumlah tandon bersama untuk menampung debit air hujan.

“Melalui tandon-tandon itu, air bakunya nanti bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, terkait penanganan sampah, wilayah Tangerang Raya berkomitmen melakukan pengelolaan mandiri menjadi energi listrik (pembangkit listrik tenaga sampah) sesuai arahan pemerintah pusat. Adapun sampah organik akan diolah menjadi produk bernilai ekonomis yang melibatkan masyarakat setempat.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menambahkan, pertemuan tersebut juga membahas optimalisasi aset lahan milik Pemprov DKI Jakarta yang berada di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Lahan tersebut rencananya akan dialokasikan untuk kawasan permukiman, pertanian, dan tandon pengendali banjir.

“Sebab, dari total lahan yang ada, baru 1,4 hektare yang digunakan untuk Lapas (Lembaga Pemasyarakatan). Sisanya akan dimanfaatkan sesuai peruntukan, yakni 38 hektare untuk pertanian dan tandon, serta 47 hektare untuk permukiman,” pungkas Maesyal.[red]

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Atlet, Pengurus FHI Banten Diminta Perkuat Prestasi Hoki

4 Juli 2026 - 19:08

Slamet Riyadi Resmi Efektif Jabat Direktur Bisnis Bank Banten

3 Juli 2026 - 20:40

Gubernur Andra Soni Komitmen Optimalkan Program Strategis Presiden Prabowo di Banten 

3 Juli 2026 - 09:25

Gubernur Andra Soni Tegaskan Pemprov Banten Komitmen Ciptakan Iklim Usaha Yang Baik

2 Juli 2026 - 17:35

Gubernur Andra Soni Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Pengemudi Ojol

1 Juli 2026 - 17:04

Hari Bhayangkara Ke-80, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sinergi Pemprov Banten dan Polda Banten

1 Juli 2026 - 16:01

Trending di Banten