Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Politik · 30 Mar 2026 ·

DPRD Jabar Hapus Kunker dan Efisiensi Mamin, Anggaran Dialihkan Atasi Kemiskinan


 Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. Foto: ist Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. Foto: ist

Bandung – DPRD Jawa Barat memutuskan menghapus seluruh agenda kunjungan kerja (kunker) luar provinsi dan luar negeri sebagai langkah ekstrem efisiensi anggaran.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono mengatakan langkah ini untuk memastikan struktur APBD tetap sehat.

“DPRD sudah melakukan penghematan. Misalnya dengan menghapus kunjungan luar provinsi dan luar negeri, serta menekan anggaran makan dan minum,” kata dia, dikutip Minggu (29/3).

Ono menjelaskan anggaran dialokasikan sepenuhnya untuk memitigasi munculnya angka kemiskinan baru di Jawa Barat.

“Yang paling penting, anggaran harus difokuskan untuk mencegah munculnya kemiskinan baru di Jawa Barat,” sambungnya.

Ono membeberkan DPRD Jabar juga bersiap menyesuaikan diri dengan kebijakan penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini termasuk opsi penerapan Work From Home (WFH). Dia menyebut skema rapat daring melalui zoom meeting bukan lagi kendala.

“Kalau rapat-rapat dilakukan secara zoom meeting, itu bukan hal yang sulit. Kami sudah pernah jalankan dan tidak ada kendala berarti,” terang dia.

Di sisi lain, efisiensi juga menyasar operasional kantor DPRD Jabar.Misalnya, penggunaan listrik, lampu, hingga pendingin ruangan (AC) dibatasi ketat di luar jam kerja.

“Di DPRD ini sudah duluan. Tidak ada kegiatan malam hari yang menggunakan AC. Itu bagian dari efisiensi yang sudah berjalan,” tegas Ono.

Menurut dia, penghematan ini bukan sekadar soal angka, melainkan komitmen politik untuk mengarahkan belanja daerah agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat luas. [red]

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Inilah Profil Diana Rosiyana, Pengganti PAW Almarhum Rusdi

13 Agustus 2026 - 07:30

Hasil Survei IPO: Elektabilitas Partai Gerindra Tertinggi Capai 17,5 Persen

9 Agustus 2026 - 15:41

Belasan Pengurus dan Kader Eks Partai Perindo Login ke PSI Tangsel: Partai Dekat dengan Rakyat

9 Agustus 2026 - 09:15

Ika Lestari Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Kecamatan Cipondoh

5 Juli 2026 - 17:40

Bahas RUU Pemilu, Waka DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Bakal Minta Masukan ke Partai Non Parlemen

24 Juni 2026 - 20:30

Annisa Mahesa Minta Kemenkeu Buktikan Return Investasi Coretax Terhadap Target Penerimaan Pajak 2027

15 Juni 2026 - 23:24

Trending di Nasional