Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 10 Mar 2026 ·

BPS: Kemiskinan di Banten Menurun, Serapan Kerja Meningkat


 Siswi SDN Sindang Panon Kabupaten Tangerang Bentangkan Kertas Karton berisi ucapan terima kasih kepada Gubernur Banten usai jalan yang setiap hari dilaluinya menuju sekolah kini mulus usai dibangun melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Foto: Awal Rijal Perbesar

Siswi SDN Sindang Panon Kabupaten Tangerang Bentangkan Kertas Karton berisi ucapan terima kasih kepada Gubernur Banten usai jalan yang setiap hari dilaluinya menuju sekolah kini mulus usai dibangun melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Foto: Awal Rijal

Serang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mengumumkan bahwa indikator sosial ekonomi di wilayah Banten menunjukkan penguatan sepanjang tahun 2025. Penurunan angka kemiskinan, peningkatan penyerapan tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi yang terjaga menjadi sorotan utama dari laporan ini.

Penguatan ini mencerminkan keberhasilan arah kebijakan pembangunan daerah yang fokus pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi berbasis wilayah. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Budi Santoso, menyampaikan hal ini di Kota Serang.

Data BPS menunjukkan bahwa pengangguran di Banten mengalami penurunan signifikan, terutama di wilayah perdesaan, berkat serapan tenaga kerja yang tinggi di sektor-sektor kunci. Ini menjadi bukti nyata dampak positif dari program-program yang telah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Pemerintah Provinsi Banten memfokuskan arah kebijakannya pada beberapa sektor strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata. Sektor-sektor tersebut meliputi penguatan konektivitas, pertanian, investasi, pendidikan, dan pengembangan UMKM. Strategi ini bertujuan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Budi Santoso menjelaskan, “Program prioritas daerah diarahkan pada penguatan konektivitas, pertanian, investasi, pendidikan, dan UMKM. Ini selaras dengan indikator sosial ekonomi yang dirilis BPS.” Pernyataan ini menegaskan keselarasan antara kebijakan pemerintah daerah dengan data statistik yang ada.

Penguatan infrastruktur desa dilakukan melalui inisiatif seperti Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di kawasan lumbung pangan. Selain itu, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) juga digalakkan untuk menopang aktivitas ekonomi masyarakat perdesaan.

Di bidang sumber daya manusia, Pemprov Banten menjalankan Program Banten Cerdas dengan sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta, serta Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan. Optimalisasi Balai Latihan Kerja juga terus didorong untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri, memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM.

Penurunan Kemiskinan dan Peningkatan Penyerapan Tenaga Kerja

Data terbaru dari BPS Provinsi Banten menunjukkan hasil positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Persentase penduduk miskin pada September 2025 turun 0,12 poin dibandingkan Maret 2025, mencapai 5,51 persen. Ini berarti jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 11.900 orang menjadi 760.850 orang.

Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, menggarisbawahi adanya tren yang sejalan antara pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, dan penurunan kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi positif dan ada akselerasi. Secara umum diikuti penurunan pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, jumlah penduduk bekerja di Banten pada November 2025 mencapai 6,05 juta orang, meningkat signifikan sebanyak 296.340 orang dibandingkan Agustus 2025. Peningkatan terbesar ini terjadi di sektor pertanian dengan penambahan 159.350 orang, diikuti industri pengolahan 138.920 orang, dan perdagangan 75.090 orang.

Peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian secara khusus berkontribusi langsung terhadap penurunan pengangguran di wilayah perdesaan. Budi Santoso menekankan, “Ketika sektor pertanian naik paling tinggi, dampaknya terlihat pada penurunan pengangguran perdesaan.” Ini menunjukkan efektivitas fokus kebijakan pada sektor tersebut.

Pertumbuhan Ekonomi Banten yang Solid Sepanjang 2025

Ekonomi Banten menunjukkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, dengan pertumbuhan mencapai 5,37 persen dibandingkan tahun 2024. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp873,63 triliun, menandakan aktivitas ekonomi yang kuat di provinsi ini.

Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh beberapa sektor utama, yaitu industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan. Selain itu, konsumsi rumah tangga dan investasi juga menjadi pilar penting yang menopang akselerasi ekonomi Banten.

Yusniar Juliana menjelaskan, “Secara year on year terlihat ada peningkatan konsumsi rumah tangga yang memberi indikasi penguatan aktivitas ekonomi.” Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat yang meningkat dan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Banten.

Meskipun demikian, Yusniar juga mengingatkan bahwa karakter kemiskinan di perkotaan dan perdesaan memiliki pola yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan intervensi yang lebih spesifik dan terperinci diperlukan untuk mengatasi isu kemiskinan di kedua wilayah tersebut secara efektif.[red]

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

14 September 2026 - 19:59

Gubernur Banten Andra Soni Minta Basarnas Perpanjang Operasi SAR

13 September 2026 - 22:56

Sekda Deden Sampaikan Pesan Gubernur Andra Soni untuk Kafilah Banten di MTQ Nasional

13 September 2026 - 20:15

Warga Tangerang Berasa Gak?, Ada Gempa 5,9 SR Jelang Subuh

12 September 2026 - 05:53

Sisir Perairan Krakatau, Gubernur  Andra Soni: Semua Berikhtiar, Maksimalkan Seluruh Potensi

11 September 2026 - 19:59

Turut Penyisiran, Gubernur Andra Soni Membersamai Tim SAR dalam Proses Pencarian

11 September 2026 - 11:03

Trending di Banten