Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kabupaten Tangerang · 8 Nov 2025 ·

Wabup Intan Buka Halaqoh Program Divisi Nisaiyah FSPP, Dorong Perempuan Pesantren Jadi Pemimpin Berdaya


 Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat membuka secara resmi kegiatan Halaqoh Program Divisi Nisaiyah Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang, yang digelar di Aula Masjid Agung Alamjad Puspemkab. Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat membuka secara resmi kegiatan Halaqoh Program Divisi Nisaiyah Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang, yang digelar di Aula Masjid Agung Alamjad Puspemkab. Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang,– Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka secara resmi kegiatan Halaqoh Program Divisi Nisaiyah Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang, yang digelar di Aula Masjid Agung Alamjad Puspemkab. Tangerang. pada Jumat (7/11/25).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sangat relevan dengan dinamika zaman. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam dunia kepemimpinan, termasuk di lingkungan pesantren.

“Kepemimpinan perempuan bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan. Dalam sejarah Islam, banyak tokoh perempuan yang berperan luar biasa dalam dakwah, pendidikan, dan kepemimpinan,” ujar Wabup Intan.

Lanjut dia, perempuan di pesantren tidak hanya berperan sebagai pendidik akhlak dan moral, tetapi juga sebagai manajer, inovator, dan pemimpin yang mampu menentukan arah pengembangan lembaga pendidikan Islam.

“Ketika perempuan diberi ruang untuk memimpin, maka lahirlah kepemimpinan yang penuh empati, kejujuran, dan kasih sayang. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan dalam pendidikan pesantren,” tambahnya.

Dia berharap melalui kegiatan halaqoh ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan pesantren yang berilmu, berintegritas, dan mampu menjadi teladan serta penggerak perubahan di tengah masyarakat.

“Saya berharap, melalui kegiatan seperti ini, akan lebih banyak lahir pemimpin perempuan pesantren yang berilmu, berintegritas dan berdaya. Mampu menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi para penggerak perubahan di masyarakat,” tuturnya

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang siap berkolaborasi dan bersinergi dengan FSPP dalam memperkuat dukungan program-program peningkatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan di dunia pendidikan pesantren.

“Mari kita jadikan halaqoh ini sebagai momentum kebangkitan perempuan pesantren — perempuan yang berdaya untuk memimpin dengan hati dan memberi manfaat bagi umat,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman TPA Jatiwaringin Terus Berlangsung

2 Juli 2026 - 19:05

BPBD Kota Tangerang Siaga, Siap Beri Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin

1 Juli 2026 - 15:38

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

1 Juli 2026 - 15:28

Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Intan Apresiasi Sinergisitas dan Aksi Polisi Cilik

1 Juli 2026 - 11:51

Percepat Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Bupati Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat Daerah

30 Juni 2026 - 23:43

Gubernur Andra Soni Perkuat Kemandirian Ekonomi Melalui Sektor Peternakan 

29 Juni 2026 - 17:17

Trending di Kabupaten Tangerang