Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 18 Okt 2025 ·

Dampingi Menteri IMIPAS Resmikan Mushola Ar-Ridho, Sachrudin: Wujudkan Kota Akhlaqul Karimah


 Menteri Imipas, Jenderal (Purn) Pol. Agus Andrianto, Kabaharkam Polri, Irjen.Pol Karyoto, Wali Kota Tangerang Sachrudin, Pendiri Yayasan Ar Ridho Berdikari, H.Tommy dan Ketua MUI Kota Tangerang, KH.A.Baijuri Khotib. Foto: Ist Perbesar

Menteri Imipas, Jenderal (Purn) Pol. Agus Andrianto, Kabaharkam Polri, Irjen.Pol Karyoto, Wali Kota Tangerang Sachrudin, Pendiri Yayasan Ar Ridho Berdikari, H.Tommy dan Ketua MUI Kota Tangerang, KH.A.Baijuri Khotib. Foto: Ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa visi Kota Akhlakul Karimah hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, tidak hanya mengandalkan peran pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin, saat menghadiri peresmian Musala Ar Ridho Akbar di Perumahan Wisma Harapan, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Sabtu (18/10/2025).

Musala tersebut dibangun atas inisiatif dan gotong royong warga setempat yang dipelopori oleh tokoh masyarakat, H. Tommy. Acara ini juga turut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, Kabaharkam Polri, Karyoto, Ketua MUI Kota Tangerang, KH.A.Baijuri Khotib serta sejumlah tokoh masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Semangat kolaborasi seperti ini adalah kunci dalam membangun kota yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Saya apresiasi warga yang bersama-sama menghadirkan musala ini, karena inilah contoh nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Sachrudin.

Wali kota menambahkan, musala yang dibangun di tengah kawasan permukiman tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah pembinaan spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Musala bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus sosial, tempat masyarakat mempererat silaturahmi dan saling membantu. Inilah yang menjadi roh pembangunan kota yang seimbang antara lahir dan batin,” tuturnya.

Sachrudin, juga mengajak seluruh tokoh agama, pengurus musala, dan masyarakat untuk terus menghidupkan kegiatan positif di lingkungan masing-masing, agar semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh.

“Kalau lingkungan kita hidup dengan kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan yang baik, insya Allah Kota Tangerang akan semakin maju, tertib, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Tangerang Usung Kolaborasi Semesta untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

2 Mei 2026 - 10:53

391 Jemaah Haji Kloter 09-JKB Dilepas, Sachrudin: Makin Dekat dan Makin Khusyuk 

30 April 2026 - 22:11

Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Sachrudin: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat

30 April 2026 - 13:03

Pendaftaran SPMB SMA-SMK Dilakukan Berkala untuk Beri Layanan Pendidikan Lebih Baik

29 April 2026 - 19:57

Terima Rekomendasi LKPJ, Wali Kota Fokus Tuntaskan Hal Ini

29 April 2026 - 15:34

Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta, Kawendra Lukistian Minta Izin Taksi Green SM asal Vietnam Dicabut!

28 April 2026 - 20:15

Trending di Nasional