Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 26 Sep 2025 ·

Kunjungi Baduy, Gubernur Banten Andra Soni: Masyarakat Adat Harus Dapat Layanan Publik Terbaik


 Gubernur Banten Andra Soni saat kunjungi pemukiman Baduy  di Kampung Cikeusik, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat kunjungi pemukiman Baduy di Kampung Cikeusik, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Foto: ist

Lebak – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa masyarakat adat Baduy harus mendapatkan layanan publik terbaik. Hal ini ia sampaikan saat ke Kampung Cikeusik, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Kamis (26/9/2025).

Kunjungan yang dilakukan bersama Kapolda Banten Irjen Hengki dan Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim itu bertujuan untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat adat Baduy. Termasuk untuk silaturahmi dan berdiskusi bersama para pemangku adat sekaligus kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini bersama Kapolda, Ketua DPRD, perwakilan tokoh masyarakat dan perwakilan adik-adik mahasiswa, kami melakukan kunjungan silaturahmi ke Baduy Dalam dan Baduy Luar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, banyak aspirasi disampaikan kepada Pemprov Banten dari para pemangku adat Baduy. Mulai dari masukan soal administrasi kependudukan, BPJS, hingga upaya eliminasi TBC di wilayah Baduy dan Provinsi Banten secara umum.

“Kami mendapatkan masukan dari pemuka adat di Kampung Cikeusik Baduy Dalam. Saya gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD akan menindaklanjutinya dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banten, khususnya masyarakat adat Baduy,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ditujukan khusus bagi masyarakat adat Baduy. Polda Banten ingin kamtibmas termasuk di masyarakat adat Baduy berjalan dengan baik.

“Sebagai Kapolda, saya memastikan di Baduy Dalam maupun Baduy Luar masyarakatnya harus merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas sosial,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam bakti sosial itu diserahkan 250 paket sembako kepada masyarakat adat Baduy. Sedangkan bakti kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diikuti sekitar 300 orang. Kegiatan dipusatkan di Terminal Cijahe, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar.

Dalam diskusi dengan perwakilan pemangku adat atau jaro dalam istilah Baduy, Andra Soni, Fahmi Hakim dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Banten tampak menyerap setiap masukan yang disampaikan. Aspirasi itu dicatat sebagai bentuk masukan dan aspirasi masyarakat.

Tampak hadir di lokasi Kepala Dinas Kesehatan Dr. Ati Pramudji Hastuti, Kepala DP3AKB Sitti Ma’ani Nina, Kepala Dinas PUPR Arlan Marzan, Kepala Dinas Perkim M. Rachmat Rogianto, Kepala Biro Adpim Pro Beni Ismail, Ketua PB Mathla’ul Anwar H. Embay Mulya Syarief, K.H. Mathin Sarkowi, Sahabat Relawan Indonesia Arif Kirdiat, serta aktivis antikorupsi Uday Suhada.[red]

Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Dukung Pelestarian Lingkungan dan Perlindungan Masyarakat Adat Baduy

25 Oktober 2026 - 16:23

Jawara Run 2026, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Banten Biasakan Hidup Sehat

25 Oktober 2026 - 14:21

Banten Ramah Investasi, Gubernur Andra Soni: Sudah 1,2 Juta Investor Pasar modal di Provinsi Banten

24 Oktober 2026 - 20:01

Turnamen Voli Piala Gubernur Banten, Ajang Olahraga yang Menggerakkan Ekonomi Warga

24 Oktober 2026 - 12:58

Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral

24 Oktober 2026 - 12:12

Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

24 Oktober 2026 - 07:55

Trending di Banten