Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 14 Jul 2025 ·

Wali Kota Sachrudin: MPLS secara Edukatif, Perpeloncoan Dilarang Keras!”


 Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Foto: ist

Kota Tangerang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2025 resmi dimulai. Ribuan siswa baru dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tangerang bersiap menjalani masa transisi penting untuk mengenal lingkungan sekolah dan budaya belajar yang baru.

Di tengah antusiasme menyambut tahun ajaran baru ini, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan pesan khusus kepada seluruh tenaga pendidik, panitia MPLS, peserta didik baru, serta para orang tua. Ia mengingatkan agar pelaksanaan MPLS benar-benar dijalankan secara edukatif, sesuai aturan, dan menghindari praktik yang dapat mencederai semangat kebersamaan.

“Saya menghimbau kepada seluruh sekolah dan tenaga pendidik, orang tua, serta peserta didik baru di Kota Tangerang untuk menjalankan MPLS dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan nilai-nilai edukasi,” ujar Sachrudin, saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (14/07/2025).

Menurutnya, MPLS adalah momentum penting untuk menanamkan semangat belajar, memperkenalkan budaya sekolah, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari lingkungan baru. Oleh karena itu, kegiatan MPLS harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter, kedisiplinan, cinta lingkungan, serta menguatkan nilai kebangsaan.

Wali kota juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap praktik perpeloncoan dan kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang kerap terjadi di masa orientasi sekolah.

“Pastikan MPLS menjadi pengalaman menyenangkan dan positif bagi siswa baru, bukan ajang untuk merendahkan atau menyakiti. Segala bentuk perundungan, kekerasan, maupun tindakan yang merusak mental siswa harus dihindari. Tanamkan rasa saling menghormati, toleransi, serta semangat gotong royong tanpa membedakan latar belakang,” ungkapnya.

Tidak hanya kepada pihak sekolah, Sachrudin juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif memantau dan mendukung anak-anak mereka selama masa MPLS berlangsung. Kehadiran dan perhatian orang tua dinilai penting agar siswa merasa aman dan nyaman saat menjalani masa adaptasi.

“Kepada guru dan panitia MPLS, jadilah teladan yang baik. Ciptakan suasana yang ramah, aman, dan kondusif. Sementara itu, bagi sekolah dan peserta didik, saya mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan, kesehatan, dan keselamatan agar proses belajar dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” tutup Sachrudin.[red]

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pawai Taaruf Meriahkan Pembukaan STQ Kecamatan Cibodas Tahun 2026

18 Mei 2026 - 16:22

Cuaca Tak Menentu, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Tetap Waspada

18 Mei 2026 - 15:59

Dalang Sepuh R.Mustaya Wafat, Sachrudin: Kita Kehilangan Budayawan Kota Tangerang

17 Mei 2026 - 20:15

Saksikan Kemeriahan Bandoeng 10K, Maryono Tantang Tangerang 10K Tampil Lebih Bombastis!

17 Mei 2026 - 14:05

DPUPR Kota Tangerang Anggarkan Rp8,8 Milyar untuk Belanja BBM dan Pelumas

16 Mei 2026 - 14:30

Cegah Banjir, UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan Sampah di Kali Ledug 

14 Mei 2026 - 08:44

Trending di Banten