Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Nasional · 27 Mar 2025 ·

Gubernur Banten Andra Soni: Penanganan Banjir Harus Terintegrasi Dari Hulu, Tengah Hingga Hilir


 Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan dan Pengurangan Risiko Banjir di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan dan Pengurangan Risiko Banjir di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Foto: ist

Jakarta – Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan dan Pengurangan Risiko Banjir Jangka Pendek dan Jangka Menengah di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jl Merdeka Barat No. 5 Jakarta, Kamis (27/3/205).

Rapat yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga itu juga membahas potensi bencana yang bisa terjadi.

“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat yang di Kementerian Pekerjaan Umum. Namun rapat kali ini melibatkan Bappenas, semua kementerian terkait penanganan bencana banjir jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang,” ungkap Andra Soni.

“Penanganan harus terintegrasi di hulu, di tengah, dan di hilir,” tambahnya.

Diungkapkan Andra, dalam rapat juga dibahas perencanaan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek menyangkut situasi cuaca dan potensi bencana.

Dalam keterangan pers, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, pihaknya mengundang rapat koordinasi tingkat menteri untuk membahas penanganan bencana banjir dan kekeringan di Jabodetabek.

“Beberapa saat lalu terjadi banjir besar yang melanda Jakarta, Bekasi, Karawang, dan sekitarnya. Kalau hal ini ditangani biasa-biasa, kami khawatir akan terjadi yang lebih besar di waktu yang akan datang,” jelasnya.

“Kami membahas penanganan yang lebih sinergis, penanganan yang lebih komprehensif dari hulu sampai dengan hilir,” tambah Pratikno.

Dikatakan Pratikno, forum menyepakati untuk dibentuk tim yang diketuai Wamen PU dengan anggota eselon 1 di masing-masing kementerian/ lembaga termasuk dari daerah yang dihadiri oleh Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, dan Pemprov Banten.

Bertugas merumuskan secara detail aksi konkret di lapangan sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi.

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KPK Wanti-wanti Pokir DPRD: Bukan Ruang Kompromi dan Alat Transaksi

17 Mei 2026 - 23:17

DPP Gekrafs Resmi Melantik DPW & DPC Gekrafs se-Sulawesi Tenggara, Kawendra Tegaskan Potensi Ekraf di Bumi Anoa

17 Mei 2026 - 10:57

Melepas Jamaah Haji Jember, Mas Kawe: Berkat Presiden Prabowo Tahun Ini Jamaah Haji Jawa Timur Meningkat

15 Mei 2026 - 20:03

LCC Empat Pilar Kalbar Tuai Polemik, Kawendra Apresiasi Langkah MPR dan Beri Penghargaan untuk SMAN 1 Pontianak

12 Mei 2026 - 22:10

BSNPG Mulai Bergerak Sambil Salurkan Hobi Lewat Tour Vespa

12 Mei 2026 - 14:05

Viral! AHY Tegur Keras Kepala BBWS Ciliwung-Cisadane, Apa Penyebabnya?

11 Mei 2026 - 20:27

Trending di Nasional