Banten – Perhelatan Pemilihan Gubernur Banten 27 November 2024 mendatang terus bergerak dinamis, pasalnya para calon potensial yang digadang-gadang untuk maju masih mempertimbangkan langkah politiknya tersebut.
Seperti Ketua DPW Partai Nasdem yang juga Gubernur Banten Periode 2017-2022, Wahidin Halim yang masih mempertimbangkan niatanya untuk maju kembali sebagai Calon Gubernur Banten.
“Saya orangnya hemat, efisiensi. Saya hitung dulu, Saya lihat survei dulu, karena posisi pilkada tidak lepas dari efek pemilu kemarin yang brutal, yang banyak menghabiskan uang,” ungkap Wahidin kepada awak media usai acara halal bihalal DPW NasDem Banten, Kamis (18/04/2024) lalu.
Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut menilai bahwa kondisi masyarakat saat ini sangat pragmatis dan transaksional.
“Sekarang kondisi dinamika politik berkembang, perilaku masyarakat pada pileg kemarin sangat pragmatis dan transaksional, saya tidak ingin mengikuti persaingan yang tidak sehat itu,” tandasnya.
Hal serupa disampaikan oleh Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan yang terpilih kembali pada Pemilu 2024, Rano Karno yang mengatakan bahwa dirinya menunggu instruksi dari Partai besutan Megawati tersebut.
“Belum ada, semuanya masih ngitung, ngitung aja belum kelar, kita kan petugas partai tergantung partai menugaskan, sampai hari ini belum ada,” Ungkap Rano saat mengunjungi Pucuk Pare Cafe-Resto di Kampung Pasar Nangka Cimanuk, Kabupaten Pandeglang beberapa waktu lalu.
Hal berbeda dengan Bakal Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany yang semakin mantap sebagai Calon Gubernur Banten setelah menjadi satu-satunya kader partai Golkar yang diberikan Surat Penugasan untuk maju sebagai calon kepala daerah di Provinsi Banten.
“Ada satu wajib saya sebut yaitu Ketua KPPG, kenapa saya sebut Ibu Airin, karena ini contoh yang sudah bulat (menjadi calon kepala daerah),” terang Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam acara Silaturahmi dan Pengarahan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah, di Graha Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (6/4/2024) lalu.
Bahkan Airlangga tidak ragu menyebut Airin sebagai Role Model bagi kader Golkar yang akan maju pada Pilkada mendatang.
“Jadi ini contoh kalau mau menang, dan surveinya juga sudah paling tinggi di Banten, nah Ibu Airin sudah jadi role model,” tegasnya.
Selain Airin, Tokoh Potensial lainya yang akan melenggang maju pada Pilkada Banten adalah Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Andra Soni.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan kader internal untuk maju dalam Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
“Kami sedang mempersiapkan data-data para kader internal kemudian untuk mengajukan ke DPP mana-mana yang ingin maju baik di pilgub, bupati, maupun wali kota,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024) lalu.
Andra juga didukung penuh para kader dan pengurus partai Gerindra Banten, dengan hadirnya kesadaran kolektif dan inisiatif sejumlah kader yang memasang Billboard dan Baliho secara massif di seluruh pelosok Kota/Kabupaten se-provinsi Banten dengan tagline ‘Menyala Abangkuh’.
“Ini merupakan kesadaran kolektif dan inisiatif kami sendiri selaku kader dan pengurus partai Gerindra, mendukung penuh Ketua kami Andra Soni maju pada Pilkada Banten,” Ungkap Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang dari Partai Gerindra, Tb.Udi Juhdi.
Belakangan, pengurus TKD Prabowo-Gibran Provinsi Banten yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) berharap Koalisi Partai tersebut permanen dilanjutkan ke Pilkada, bahkan nama Airin-Andra sudah mulai digadang-gadang untuk bersanding pada Pilkada Banten mendatang.
“Airin-Andra Untuk Banten Sejahtera, Menyala Abangkuh,” teriak Ketua DPD Partai Demokrat Banten yang juga Sekretaris TKD Banten, Iti Octavia Jayabaya saat Acara Silaturahmi dan Halal Bihalal TKD Banten di Saba Cafe and Resto Kota Serang, Minggu, (21/04/2024). [red]










