Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 17 Okt 2025 ·

Wali Kota Sachrudin Ajak Santri Wujudkan Amal Nyata lewat Kepedulian Lingkungan


 Wali Kota Tangerang Sachrudin, saat menghadiri Haul ke-1 Abah K.H. Mas’ud Sholeh dan Haul ke-5 Umi Hj. Hannah di Pondok Pesantren Darussalam, Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Jumat malam. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin, saat menghadiri Haul ke-1 Abah K.H. Mas’ud Sholeh dan Haul ke-5 Umi Hj. Hannah di Pondok Pesantren Darussalam, Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Jumat malam. Foto: ist

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak warga dan santri untuk terus bersinergi membangun Kota Tangerang, dimulai dari hal sederhana namun berdampak besar, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan akan memberikan pengaruh positif terhadap keberhasilan berbagai program pembangunan lainnya.

Ajakan tersebut disampaikan Sachrudin, saat menghadiri Haul ke-1 Abah K.H. Mas’ud Sholeh dan Haul ke-5 Umi Hj. Hannah di Pondok Pesantren Darussalam, Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Jumat malam (17/10/2025).

“Tanpa dukungan masyarakat, pembangunan kota akan sulit berjalan, meskipun seluruh perangkat daerah Pemkot Tangerang sudah dikerahkan. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Untuk itu, mari warga dan santri saling bersinergi, dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan. Sebab bersih itu pangkal kesehatan, dan sebagian dari iman,” ujar Sachrudin.

Lebih lanjut, Wali Kota Sachrudin, menyoroti persoalan darurat sampah yang kini menjadi isu nasional. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang buruk dapat berdampak luas terhadap kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ibadah masyarakat.

“Negara kita sedang dalam kondisi darurat sampah. Jika kita tidak bijak menanganinya, dampaknya akan ke mana-mana, bisa mengganggu usaha, ibadah, bahkan tumbuh kembang anak-anak. Lingkungan yang kotor membuat tubuh tidak sehat dan menghambat pendidikan,” jelasnya.

Sachrudin, juga mencontohkan bagaimana kesadaran dalam pemilahan sampah dapat memberi manfaat ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat.

“Masjid di dekat rumah saya mampu memberikan bantuan sosial dari hasil memilah sampah jemaahnya. Ini bukti bahwa sampah bisa bernilai ekonomis, asalkan kita serius dan konsisten mengelolanya,” tuturnya.

Di akhir sambutan, wali kota memberikan apresiasi kepada lembaga pesantren yang selama ini berperan besar dalam membentuk karakter dan spiritualitas generasi muda.

“Anak-anak kita adalah aset berharga bangsa. Pesantren terbukti mampu mendidik mereka, bukan hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual. Semoga para santri menjadi generasi emas penerus bangsa,” pungkas Sachrudin.[red]

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perdana, Muludan Tiga Masjid – Satu Perayaan! Sachrudin-Maryono Perkuat Syiar dan Ukhuwah

25 Agustus 2026 - 15:06

Tinjau CKG dan BIAS, Sachrudin: Kesehatan Anak Investasi Masa Depan

24 Agustus 2026 - 16:51

Turun ke Wilayah, Maryono Pacu Kecamatan Makin Sigap Melayani Warga

24 Agustus 2026 - 11:58

Buka Kejurnas Hoki 2026, Gubernur Andra Soni Tegaskan Kesiapan Banten Jadi Tuan Rumah Ajang Nasional

23 Agustus 2026 - 19:48

Perkuat Pembinaan Atlet, Gubernur Andra Soni Bakal Bangun Fasilitas Hockey di Kota Tangerang

23 Agustus 2026 - 18:54

Tuan Rumah Kejurnas Hockey, Sachrudin: Tempa Atlet Menuju Pentas Dunia

23 Agustus 2026 - 17:06

Trending di Kota Tangerang