Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kabupaten Tangerang · 4 Agu 2025 ·

Wabup Intan Dampingi Menkomdigi dan Gubernur Banten Kick Of Cek Kesehatan Gratis


 Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat Menyambut Menkomdigi Meutia Hafidz saat Kick Off CKG di SMPK Penabur Pakulonan Barat Kelapa Dua Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat Menyambut Menkomdigi Meutia Hafidz saat Kick Off CKG di SMPK Penabur Pakulonan Barat Kelapa Dua Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Meutya Hafid bersama Gubernur Banten Andra Soni didampingi oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meninjau pelaksanaan Kick-Off Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah bagi siswa BPK Penabur Gading Serpong, Kelapa Dua. Senin (4/8/25).

Program CKG Sekolah secara yang resmi diluncurkan pada hari Senin ini merupakan program pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi anak usia sekolah yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta mendeteksi penyakit secara dini sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

Program CKG Sekolah, sebagai bagian dari inisiatif nasional tersebut juga merupakan dari Pemeriksaan Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang masuk dalam dua prioritas besar Presiden RI Prabowo Subianto.

“Ini adalah PHTC Presiden yang menjadi dua prioritas. Yang pertama MBG, ini keduanya. Dan sebelumnya sudah mencapai 16 juta orang di Indonesia yang sudah melakukan cek kesehatan gratis. Nah sekarang kita masuk ke CKGS, yaitu Cek Kesehatan Gratis Sekolah dengan target insyaAllah nanti bisa mencapai 53 juta dari Sabang sampai Merauke tanpa ada siswa-siswa yang tertinggal atau no student left behind,” ungkap Meutya Hafid.

Meutya menyampaikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital tidak hanya hadir untuk mengkomunikasikan program kepada publik sebagai transparansi dan pertanggungjawaban publik, tetapi juga untuk mendukung secara infrastruktur.

“Hari ini selain unsur komunikasinya, kami juga membawa infrastruktur yang bisa mempercepat koneksi, karena ketika ini dilakukan secara masif, data-datanya akan luar biasa banyak. Maka, menjadi penting untuk dilakukan sistem pendataan yang baik dan terkoneksi secara digital,” ujarnya.

Program cek kesehatan gratis yang dilaksanakan di BPK Penabur Gading Serpong mencakup pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, kesehatan mata, gigi, serta konsultasi umum dengan dokter. Selain itu, siswa juga diberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Beberapa pemeriksaan seperti mata itu juga menjadi masukan penting. Karena sekarang anak-anak sangat terpapar screen time, jadi gangguan mata menjadi salah satu hal yang cukup sering ditemukan akibat penggunaan gadget berlebihan,” jelasnya.

Gubernur Banten Andra Soni dalam kesempatan yang sama menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan memaksimalkan program cek kesehatan gratis di Provinsi Banten.

“Kami di Provinsi Banten telah melaksanakan 412 ribu pemeriksaan, yang merupakan agregat dari kabupaten dan kota. Beberapa kendala di lapangan terus kami koordinasikan dengan petugas, dan insyaAllah ke depan pelaksanaannya akan semakin masif,” ujar Andra.

Andra juga menjelaskan bahwa pelaksanaan program akan dilakukan secara kolaboratif lintas jenjang dan instansi.

“Kami di provinsi membawahi satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SKH. Kabupaten dan kota membawahi SD dan SMP. Tapi kami akan turun bersama ke lapangan tanpa memandang batas kewenangan, bekerja sama dengan petugas Puskesmas dan dukungan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Senada, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menuturkan pihaknya akan terus mendukung program tersebut. Saat ini tercatat sebanyak 32 ribu pelajar telah mengikuti program CKG Sekolah.

“Saat ini, program CKGS telah terealisasi sebanyak 32 ribu pelajar. Kami menargetkan sebanyak 600 ribu pelajar dapat tercapai di Desember ini,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Tangerang Dorong MD KAHMI Terus Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Dalam Pembangunan Daerah

1 Agustus 2026 - 15:09

Perkuat Organisasi dan Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Rotasi Pejabat Tinggi Pratama

31 Juli 2026 - 19:00

Wabup Intan Dorong Semua Pihak Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sampah

31 Juli 2026 - 18:59

Bupati Maesyal Pantau Pelaksanaan CKG di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang

31 Juli 2026 - 18:00

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuatan Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

31 Juli 2026 - 17:30

Gubernur Jakarta Tegaskan yang Dibawa Ke Ciangir Adalah Hasil Olahan Sampah Organik

31 Juli 2026 - 12:58

Trending di Kabupaten Tangerang