Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 1 Feb 2026 ·

Tinawati Andra Soni Dorong Orang Tua Budayakan Membaca bagi Anak


 Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat membuka Festival Literasi 2026 yang digelar dalam rangka Hari Membacakan Nyaring Sedunia (World Read Aloud Day), bertempat di Mall of Serang. Foto: ist Perbesar

Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat membuka Festival Literasi 2026 yang digelar dalam rangka Hari Membacakan Nyaring Sedunia (World Read Aloud Day), bertempat di Mall of Serang. Foto: ist

Serang – Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak orang tua untuk membiasakan anak membaca sejak usia dini. Orang tua harus membersamai anak dalam kegiatan literasi di tengah semakin majunya era digital, termasuk gempuran media sosial.

“Membiasakan anak-anak sejak dini untuk membaca adalah tanggung jawab kita semua, tanggung jawab yang besar,” kata Tinawati Festival Literasi 2026 yang digelar dalam rangka Hari Membacakan Nyaring Sedunia (World Read Aloud Day), bertempat di Mall of Serang, Minggu (1/2/2026).

Tinawati mengaku bahagia dan terharu hadir di tengah anak-anak di Hari Membaca Nyaring Sedunia. Ia senang melihat anak sejak usia dini membaca beragam topik dengan suara lantang.

“itu juga salah satu menjadi trigger untuk minat baca anak kemudian bagaimana cara orang tua membersamai anak di rumah itu lebih ada inovasi dan variatif. Karena anak-anak muda mulai jenuh dan tergantikan dengan konten-konten di media sosial,” katanya.

Kegiatan seperti ini menurutnya mesti dilakukan berkala dan lebih masif. Apalagi, bisa menjadi pemantik bagi anak dan orang tua untuk membiasakan membaca di rumah.

Kegiatan World Read Aloud Day biasanya diselenggarakan setiap bulan Februari. Ketua Pelaksana Read Aloud Serang Arifiatul Hasanah mengatakan bahwa pihaknya menggelar kegiatan literasi ini dengan tema Buku Sumber Imajinasiku Berkreasi.

“Jadi dari kegiatan ini kami mengusung tema buku sumber imajinasiku berkreasi, karena dari buku ini anak-anak akan banyak berkreasi, akan banyak berimajinasi tentang apa yang ada di dalam buku dengan varian gambarnya,” ungkapnya.

Menurutnya, membaca dengan nyaring menjadi cara efektif bagi orang tua untuk meningkatkan minat baca anak. Saat ini, di Provinsi Banten mulai marak komunitas literasi, salah satunya Read Aloud Serang.

“Komunitas ini adalah komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak,” paparnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari menyampaikan dukungan kegiatan literasi yang ada di Provinsi Banten. Komunitas Read Aloud Serang menjadi salah satu mitra Kantor Bahasa untuk menumbuhkan kecakapan literasi bahasa dan sastra di masyarakat.

“Yang perlu memang kita tingkatkan literasi di masyarakat, khususnya anak-anak. Kalau kita melihat indeks literasi khususnya di Provinsi Banten, masih banyak sekolah-sekolah, khususnya sekolah dasar, yang rapor pendidikan untuk indeks literasinya masih merah. Tentu ini perlu dukungan dari kita semua,” katanya.

Makanya, agar budaya membaca, termasuk membangun kecakapan literasi, Kantor Bahasa memberikan buku bermutu untuk sekolah. Khusus di Provinsi Banten, tahap pertama pihaknya mengirimkan 14 judul buku ke 463 sekolah dan 14 judul buku untuk 963 sekolah dengan masing-masing sembilan eksemplar untuk setiap buku.

Adapun buku yang dikirim berupa buku cerita bergambar teks dalam bahasa daerah. Serta ada buku dengan tiga bahasa yang ada di Provinsi Banten, yaitu bahasa Sunda, bahasa Jawa, dan juga bahasa Melayu Betawi.

“Dengan membaca buku, anak-anak juga bisa mencintai bahasa daerahnya, anak-anak juga bisa mengetahui kearifan lokal dari masyarakat Banten,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bank Banten Perluas Pengelolaan Keuangan Pemkab Serang

14 September 2026 - 20:24

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

14 September 2026 - 19:59

Gubernur Banten Andra Soni Minta Basarnas Perpanjang Operasi SAR

13 September 2026 - 22:56

Sekda Deden Sampaikan Pesan Gubernur Andra Soni untuk Kafilah Banten di MTQ Nasional

13 September 2026 - 20:15

Warga Tangerang Berasa Gak?, Ada Gempa 5,9 SR Jelang Subuh

12 September 2026 - 05:53

Sisir Perairan Krakatau, Gubernur  Andra Soni: Semua Berikhtiar, Maksimalkan Seluruh Potensi

11 September 2026 - 19:59

Trending di Banten